DIGIMEDIA.ID – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) memperkuat budaya kerja pegawai untuk meningkatkan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, profesional, dan nondiskriminatif.
Penguatan tersebut dilakukan melalui apel kerja bulanan yang dirangkaikan dengan penandatanganan kontrak kerja, kontrak kinerja 2026/2027, dan Pakta Integritas Pegawai UMGO.
Kegiatan berlangsung di Gedung AT Tanwir UMGO, Selasa (1/9/2026). Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja menuju Excellent University.
Rektor UMGO Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong menekankan perubahan mindset sebagai langkah awal membangun universitas unggul.
“Mulai Senin, mindset kita Excellent University. Kampus yang layanan baik, dari mana semua itu dimulai? Dari kita semua,” tegasnya.
Menurutnya, kualitas universitas tidak hanya ditentukan pembangunan fisik dan kelengkapan fasilitas, tetapi juga kualitas manusia yang berada di dalamnya.



Karena itu, pembangunan manusia unggul perlu memiliki fondasi kuat, mulai dari tauhid atau iman, rasa syukur, birrul walidain, kejujuran, ibadah, hingga kemampuan mengelola emosi.
Nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pemahaman, tetapi tercermin dalam perilaku dan budaya kerja pegawai sehari-hari.
Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui Pakta Integritas Pegawai UMGO. Dokumen ini menjadi pedoman moral, etika profesi, dan budaya kerja dalam menjalankan amanah.
Pakta Integritas juga diarahkan untuk membangun budaya kerja Islami, memperkuat integritas pegawai, serta mewujudkan tata kelola universitas yang bersih, profesional, dan berkemajuan.
Nilai yang ditekankan mencakup tauhid, amanah, ihsan, keadilan, profesionalisme, disiplin, tanggung jawab, keteladanan, semangat tajdid, dan Islam Berkemajuan.
Dalam pelaksanaannya, pegawai berkomitmen menjaga integritas akademik, menghormati sesama pegawai dan mahasiswa, serta menjaga kerahasiaan informasi.
Komunikasi yang santun juga menjadi bagian dari komitmen tersebut. Perbedaan diarahkan untuk diselesaikan melalui musyawarah dengan tetap menghargai keberagaman.
Pada aspek pelayanan, pegawai UMGO berkomitmen memberikan layanan yang cepat, tepat, ramah, profesional, dan nondiskriminatif.
Penandatanganan Pakta Integritas sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karakter, budaya kerja, dan evaluasi perilaku pegawai.
Dokumen tersebut menjadi landasan etik dalam pelaksanaan tugas, tanpa menggantikan perjanjian kerja maupun perjanjian kinerja pegawai.(*)














