DIGIMEDIA.ID – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meninjau langsung progres pembangunan tanggul penahan longsor di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Selasa (28/7/2026). Pembangunan tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor.
Dalam peninjauan itu, Adhan memastikan pembangunan tanggul yang masih berlangsung mampu memberikan perlindungan maksimal bagi permukiman warga di sekitar kawasan perbukitan.
Kelurahan Tenda diketahui memiliki karakteristik geografis yang cukup unik sekaligus berisiko. Wilayah ini berada di kawasan pertemuan sungai dan laut (estuari) serta dikelilingi perbukitan atau pegunungan.
Kondisi tersebut diperkuat dengan kepadatan penduduk yang membuat sebagian warga membangun rumah di lereng perbukitan sehingga memiliki potensi terdampak longsor maupun jatuhnya material bebatuan.
“Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Gorontalo. Sebab, ancaman longsor maupun jatuhnya material bebatuan dari kawasan perbukitan dapat membahayakan keselamatan masyarakat apabila tidak diantisipasi sejak dini,” kata Adhan usai peninjauan.
Menurutnya, pembangunan tanggul merupakan salah satu upaya preventif pemerintah daerah untuk mengurangi risiko bencana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.
“Nah, tanggul itu dibangun tujuannya adalah untuk menahan material longsor maupun bebatuan yang berpotensi jatuh ke rumah-rumah warga,” lanjutnya.
Adhan menegaskan, pembangunan tanggul bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya mitigasi bencana yang menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap program pembangunan daerah.
Ia berharap pembangunan tanggul dapat segera diselesaikan sehingga mampu meminimalisasi risiko bencana yang sewaktu-waktu mengancam permukiman warga, khususnya di kawasan lereng pegunungan Kelurahan Tenda.(*)














