ADV Honda

Target PAD 2026 Rp447 Miliar, Pemkot Gorontalo Andalkan PBB-P2 dan Digitalisasi

41
×

Target PAD 2026 Rp447 Miliar, Pemkot Gorontalo Andalkan PBB-P2 dan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Inovasi e-SPPT Kota Gorontalo: Target PAD 2026 Rp447,15 Miliar, optimalkan layanan publik digital. Illustrasi Gemini

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kota Gorontalo menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp447,15 miliar dengan mengandalkan sektor pajak dan inovasi digital.

Salah satu kontributor utama berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang ditargetkan mencapai Rp16,52 miliar pada tahun anggaran tersebut.

Target PBB-P2 ini mengalami kenaikan sebesar 16,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring tren positif realisasi pajak 2025 yang mencapai 97,9 persen.

Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menegaskan target tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat struktur pembangunan daerah.

Ia menyebut optimalisasi penerimaan pajak sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah kota.

“Target ini tentu membutuhkan kerja keras, sinergi, dan komitmen dari seluruh perangkat daerah,” ujar Indra.

Sebagai langkah konkret, pemerintah meluncurkan aplikasi e-SPPT PBB-P2 sebagai bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan pajak daerah.

Sistem ini dirancang untuk memangkas birokrasi distribusi dokumen, mempercepat penyampaian kepada wajib pajak, serta mempermudah pengawasan secara real time.

Digitalisasi tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), kecamatan, hingga kelurahan secara lebih terukur dan efektif.

Indra menekankan bahwa kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sangat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah.

“Kalau masyarakat sudah merasakan pelayanan kita, insya Allah kewajiban-kewajiban mereka akan ditunaikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, inovasi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan kepuasan publik agar implementasi program berjalan optimal di lapangan.

Ke depan, sistem digital ini akan terintegrasi dengan rencana pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Gorontalo guna meningkatkan akurasi distribusi SPPT.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran pajak masyarakat serta mendukung kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi aplikasi e-SPPT dan penyerahan DHKP PBB-P2 dihadiri para asisten, camat, dan lurah se-Kota Gorontalo.(*)