ADV Honda

125 Pengurus Ikut Raker Korpri, Gubernur Gorontalo Tekankan Soliditas dan Kesejahteraan

29
×

125 Pengurus Ikut Raker Korpri, Gubernur Gorontalo Tekankan Soliditas dan Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail membuka Raker Korpri di Hotel Grand Q, Selasa (5/5/2026), menekankan pentingnya kesejahteraan dan soliditas anggota.

DIGIMEDIA.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta Korpri merumuskan program konkret untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dalam Rapat Kerja Korpri, Selasa (5/5/2026).

Arahan itu disampaikan saat membuka Raker Korpri di Hotel Grand Q. Ia menilai organisasi harus lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada pemerintah.

Gusnar menegaskan, tantangan Korpri saat ini adalah keluar dari bayang-bayang masa lalu, khususnya era Orde Baru yang sarat kepentingan politik.

Menurutnya, setelah reformasi, fokus pada independensi belum diiringi perhatian serius terhadap kesejahteraan anggota Korpri.

“Melihat sejarah korpri lebih banyak bicara politik, setelah reformasi kita bicara independensi sehingga masalah kesejahteraan hampir tidak tersentuh,” kata Gusnar.

Ia juga menilai kemandirian Korpri hingga kini belum terlihat jelas. Kondisi tersebut berdampak pada minimnya peningkatan kesejahteraan anggota.

Untuk itu, Gubernur mendorong Korpri memanfaatkan peluang ekonomi melalui kolaborasi dengan sektor perbankan dan lembaga keuangan.

Kehadiran Bank Sulutgo, Bank Syariah Indonesia, PT Taspen, dan BPJS Ketenagakerjaan dinilai penting sebagai mitra strategis dalam mendukung program kesejahteraan.

“Variabel ekonomi ada di sini, tinggal kita harus berfikir apa yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar anggota Korpri mulai membangun usaha berkelanjutan sejak dini, tanpa menunggu masa pensiun.

Selain aspek ekonomi, Gusnar menekankan pentingnya soliditas dan jiwa korsa dalam tubuh Korpri agar organisasi semakin kuat.

Ia mencontohkan kekompakan TNI dan Polri yang tetap terjaga, baik saat aktif bertugas maupun setelah pensiun.

“Di TNI itu kalau ada hajatan jiwa korsanya kuat sekali,” ungkapnya.

Rapat kerja ini berlangsung selama satu hari dan menjadi momentum memperkuat peran Korpri dalam meningkatkan kesejahteraan serta solidaritas anggotanya.

Sebanyak 125 pengurus menghadiri kegiatan tersebut, termasuk pejabat pimpinan tinggi pratama dan pengurus unit di masing-masing OPD.(*)