ADV Honda

Pasar Murah di Limboto Diserbu Warga, Sembako Murah Pemprov Gorontalo Laris Manis

146
×

Pasar Murah di Limboto Diserbu Warga, Sembako Murah Pemprov Gorontalo Laris Manis

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Warga memadati pasar murah Pemprov Gorontalo di Desa Yosonegoro untuk mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

DIGIMEDIA.ID – Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto, disambut antusias warga, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Al-Muttaqin itu menjadi solusi bagi masyarakat menghadapi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Sebanyak 1.000 paket sembako bersubsidi disiapkan dan langsung diburu warga yang datang sejak pagi untuk mendapatkan harga lebih terjangkau.

Komoditas yang dijual mencakup beras, minyak goreng, cabai rawit, bawang merah, gula pasir, telur, dan ayam pedaging.

Harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibanding pasaran. Beras 5 kilogram dijual Rp25.000 dan minyak goreng Rp10.000 per liter.

Selain itu, cabai rawit dijual Rp10.000 per 0,25 kilogram dan bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram.

Gula pasir dibanderol Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20.000 per ekor.

Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut, terutama di tengah lonjakan harga beberapa komoditas.

“Semua kebutuhan seperti beras, telur, dan minyak goreng ada di sini dan harganya jauh lebih murah dibanding pasar, sangat membantu kami,” ujar Dewi.

Ia menambahkan, beberapa bahan pokok seperti rica, bawang merah, dan minyak goreng mengalami kenaikan harga signifikan.

“Yang naik itu rica, bawang merah, sama minyak goreng, jadi pasar murah ini sangat meringankan kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Dewi berharap kegiatan serupa terus digelar dan menyediakan komoditas yang lebih lengkap, termasuk bawang putih.

Hal serupa disampaikan Didi, warga yang bekerja sebagai tukang mebel dan turut berbelanja bersama keluarganya.

“Perbedaannya jauh sekali dengan harga di pasar, kami sangat terbantu dan berharap kegiatan seperti ini terus ada ke depannya,” ungkap Didi.

Meski dipadati warga, pelaksanaan pasar murah berlangsung tertib. Warga mengantre kupon dengan rapi tanpa desak-desakan.(*)

UMGO