ADV Honda

Pemkot Gorontalo Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Bapok

203
×

Pemkot Gorontalo Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Bapok

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Sekda Kota Gorontalo, Ismail Madjid bersama tim melakukan sidak di pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan bahan pokok jelang Idul Fitri.

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kota Gorontalo bersama TNI-Polri dan unsur forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau harga dan stok bahan pokok jelang Idul Fitri.

Sidak tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, dengan menyasar pasar tradisional, gudang Bulog, serta agen dan pangkalan LPG.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta memantau pergerakan harga di lapangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Ismail mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan stok kebutuhan pangan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri.

“Setelah kami turun langsung di pasar tradisional, dari sisi ketersediaan kebutuhan pangan Alhamdulillah masih cukup tersedia,” kata Sekda Ismail.

Ia menjelaskan, pergerakan harga menjelang hari raya merupakan hal yang biasa terjadi, namun kondisi saat ini masih tergolong wajar dan relatif stabil.

Beberapa komoditas seperti cabai, bawang putih, bawang merah, hingga ikan masih berada pada kisaran harga yang tidak jauh berubah dibanding sebelumnya.

Harga cabai tercatat masih berada di kisaran Rp75 ribu per kilogram, sementara ikan berkisar sekitar Rp40 ribu per kilogram dan cenderung stabil.

Sementara itu, komoditas yang mulai menunjukkan kenaikan adalah daging sapi, seiring meningkatnya permintaan menjelang Idul Fitri.

Menurut Ismail, harga daging yang sebelumnya sekitar Rp130 ribu per kilogram kini mulai bergerak menuju Rp140 ribu per kilogram.

“Kecenderungan yang agak sedikit naik itu daging sapi. Dari sekitar Rp130 ribu sudah bergerak ke Rp140 ribu, dan menjelang hari raya kemungkinan bisa di kisaran Rp140 ribu sampai Rp145 ribu per kilogram,” jelasnya.

Meski mengalami kenaikan, ia menegaskan harga tersebut masih dalam batas normal karena dipengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kota Gorontalo memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga hingga puncak Idul Fitri, bahkan sampai perayaan Lebaran Ketupat.

“Biasanya memang hukum pasar seperti itu. Menjelang hari raya kebutuhan masyarakat meningkat sehingga harga ikut bergerak, tapi yang penting ketersediaannya masih ada dan cukup,” tutup Ismail.(*)

UMGO