DIGIMEDIA.ID – Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) mengikuti workshop pengembangan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) berbasis teknologi digital di Malang, 30 Januari 2026.
Program ini diikuti bersama Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Kudus dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat sebagai bagian penguatan tata kelola akademik lintas perguruan tinggi Muhammadiyah.
Workshop bertujuan memperkuat penerapan kurikulum berbasis OBE sekaligus mempercepat digitalisasi perangkat pembelajaran agar selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan tuntutan kompetensi lulusan.
Peserta mendapatkan penguatan penyusunan kurikulum OBE yang constructively aligned, mulai dari perumusan CPL, CPMK, sub-CPMK, hingga pemetaan bahan kajian dan asesmen pembelajaran.
Selain kurikulum, workshop juga menekankan standarisasi perangkat pembelajaran, khususnya RPS dan RPP, agar lebih konsisten, terukur, dan siap diimplementasikan secara berkelanjutan.
Kaprodi Hukum UMGO, Ismet Hadi, S.H., M.H., menilai kegiatan ini strategis bagi pengembangan akademik program studi di tengah perubahan zaman pendidikan tinggi.
“Melalui workshop ini, kami berupaya memastikan kurikulum dan perangkat pembelajaran Prodi Hukum UMGO berbasis OBE dan terintegrasi dengan teknologi digital, sehingga kualitas proses pembelajaran dan lulusan dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Untuk mendukung implementasi, peserta diperkenalkan platform digital bauran.id sebagai sistem terintegrasi pengelolaan, dokumentasi, dan monitoring kurikulum serta perangkat pembelajaran.
Workshop menghadirkan Nur Putri Hidayah, S.H., M.H., dan Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom., M.Cs., yang menekankan pentingnya constructive alignment dan pengelolaan data digital berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan dirancang berkelanjutan melalui pendampingan, uji coba mata kuliah prioritas, evaluasi, dan finalisasi dokumen kurikulum OBE yang siap direplikasi program studi lain.(*)














