ADV Honda

198 Siswa Madrasah Berebut Kesempatan Wakili Gorontalo di OMI Tingkat Nasional

35
×

198 Siswa Madrasah Berebut Kesempatan Wakili Gorontalo di OMI Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Dua siswa madrasah di antara ratusan peserta mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Gorontalo 2026 di Ruang Cyber Library MAN Insan Cendekia Gorontalo.

GORONTALO – Sebanyak 198 siswa madrasah mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Gorontalo 2026 untuk memperebutkan kesempatan menjadi delegasi ke tingkat nasional di Ruang Cyber Library MAN Insan Cendekia Gorontalo.

Kompetisi yang berlangsung selama dua hari, 5–6 Oktober 2026, itu diikuti siswa dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Para peserta merupakan siswa yang telah melewati proses seleksi dan menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten/kota sebelum melanjutkan kompetisi pada tingkat provinsi.

OMI tingkat provinsi menjadi tahapan untuk menentukan siswa terbaik yang nantinya berkesempatan mewakili Provinsi Gorontalo dalam ajang OMI tingkat nasional.

Saat membuka kegiatan, Plt. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Hj. Fitriyani Humokor, meminta peserta tidak terbebani target kemenangan.

Fitriyani mengingatkan siswa menjalani setiap tahapan kompetisi dengan tenang, mengikuti arahan panitia, serta mengerjakan seluruh tes dengan kemampuan terbaik.

Menurut Fitriyani, kondisi pikiran yang rileks dapat membantu peserta berkonsentrasi dan berpikir lebih jernih dalam menyelesaikan setiap soal yang diberikan.

“Tidak usah tegang-tegang. Jalani saja apa yang diarahkan oleh panitia dan ikuti tes yang ada dengan santai,” tutur Fitriyani.

Ia mengatakan OMI tidak hanya menjadi ajang untuk memperoleh kejuaraan, tetapi juga kesempatan bagi siswa mengasah kemampuan dan membangun pengalaman berkompetisi.

Selain itu, OMI menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan potensi madrasah, khususnya dalam bidang sains dan teknologi melalui kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai jenjang.

Fitriyani juga mengapresiasi dukungan satuan pendidikan, guru pendamping, operator, admin, panitia, dan orang tua sejak proses penjaringan hingga pelaksanaan OMI tingkat provinsi.

Menurutnya, keberhasilan siswa tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak yang memberikan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Boalemo.

Turut hadir para Kepala Seksi Pendidikan Madrasah serta Pengawas Madrasah dalam pembukaan OMI Tingkat Provinsi Gorontalo.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO