DIGIMEDIA.ID – Ribuan warga memadati pasar murah bersubsidi yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo di halaman Masjid Baiturrahmah, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan pasar murah tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pangan, khususnya selama Ramadan.
Program pasar murah ini sebenarnya bukan program baru, Program ini merupakan kelanjutan dari program pemerintah provinsi yang telah dijalankan pada periode kepemimpinan sebelumnya.
Saat ini, program itu kembali dilanjutkan oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.
Menurut Idah, pasar murah bersubsidi menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo karena membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Selain itu, program ini juga berperan dalam pengendalian inflasi, terutama selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
“Khusus Ramadan ini sudah kita laksanakan di tiga titik, dan Boalemo menjadi lokasi keempat. Untuk minggu depan, kegiatan ini juga akan dilaksanakan bekerja sama dengan Forkopimda Provinsi Gorontalo, rencananya di halaman Kejaksaan Tinggi dan dilanjutkan di Lapangan Mapolda Gorontalo,” ujar Idah.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Boalemo pada pelaksanaan pasar murah kali ini.
Menurutnya, jumlah warga yang datang sangat ramai dibandingkan beberapa lokasi pelaksanaan sebelumnya.
Pasar murah tersebut turut melibatkan berbagai pihak melalui kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), perbankan di Provinsi Gorontalo, serta organisasi seperti PKK dan Dharma Wanita.
Kolaborasi itu menghadirkan bazar Ramadan dengan berbagai paket sembako yang dijual dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, pemerintah menyiapkan sebanyak 1.000 kupon bagi warga untuk memperoleh paket bahan pokok bersubsidi.
“Yang diprioritaskan adalah masyarakat yang memegang kupon. Namun jika masih ada sisa, masyarakat lainnya juga dapat membeli dengan menunjukkan KTP dan tetap mendapatkan harga subsidi,” jelasnya.
Selain membuka kegiatan, Idah juga turun langsung melayani masyarakat yang berbelanja di pasar murah tersebut.
Orang nomor dua di Provinsi Gorontalo itu tampak sigap membantu warga yang berdesakan untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi.
Pada kegiatan ini, masyarakat dapat menebus tujuh komoditas bahan pokok dengan harga Rp95.000 dari harga normal Rp247.750 atau memperoleh subsidi sekitar 62 persen.
Komoditas yang disediakan meliputi beras lima kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, dan bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram.
Selain itu tersedia gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20.000 per ekor.(*)














