ADV Honda

Penjabat Gubernur Gorontalo Tegaskan Tindak Lanjut Temuan BPK

879
×

Penjabat Gubernur Gorontalo Tegaskan Tindak Lanjut Temuan BPK

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya saat memberikan arahan pada kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Kepatuhan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022-2023, di Ruang Dulohupa, Kantor Gubernur, Kamis (2/11/2023). Foto: Fadil [Arsip Pemprov Gorontalo]

DIGIMEDIA.ID – Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Terkait kepatuhan belanja daerah tahun anggaran 2022-2023.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Hal ini disampaikannya saat memberikan arahan pada rapat awal pemeriksaan BPK di Kantor Gubernur, Kamis (2/11/2023).

Ismail mengaku malu jika temuan BPK terus berulang, terutama untuk hal-hal yang bersifat administratif.

Ia meminta agar semua Pihak terkait memperhatikan dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang menjadi catatan BPK.

“Saya minta sebelum tanggal 22 November OPD-OPD segera diselesaikan laporan tindak lanjutnya,..”

“Kemudian juga kepada inspektorat tolong dikawal sebelum Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keluar pada 19 Desember mendatang,..”

“Semua temuan-temuan BPK sudah harus selesai ditindaklanjuti,” ujar Ismail.

Untuk mempercepat proses penyelesaian temuan BPK, Ismail juga membentuk sebuah tim yang melibatkan Kejaksaan Tinggi Negeri.

Tim ini bertugas untuk menangani kasus-kasus lawas yang sudah sulit ditelusuri.

Ismail berharap dengan bantuan kejaksaan, persentase tindak lanjut hasil pemeriksaan dapat terus meningkat.

“Saya sudah bentuk tim dengan kejaksaan dari bulan kemarin, terutama untuk menindaklanjuti kasus-kasus lawas, yang sudah susah..”

“Saya nanti minta pihak kejaksaan yang panggil langsung. Misalnya, untuk kasus-kasus yang sifatnya uang,..”

“Itu nanti kejaksaan yang akan bantu Pemprov untuk menyelesaikan,” tutur Ismail.

Ismail juga mengucapkan terima kasih kepada BPK atas pemeriksaan yang telah dilakukan.

Ia menyebut bantuan tersebut dapat membantunya untuk melihat gambaran pengelolaan keuangan yang ada di daerah.

Sehingga ia tahu ke depan apa yang perlu diubah agar tidak ada kasus yang ditemukan berulang.***