ADV Honda

Olahan Kelapa dan Ikan Jadi Fokus Pengembangan Industri di Pohuwato

16
×

Olahan Kelapa dan Ikan Jadi Fokus Pengembangan Industri di Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Warga menjemur kelapa di Pohuwato. Pemkab Pohuwato dan Kemenperin bersinergi melatih pelaku IKM guna mendongkrak ekonomi dan ekspor.

DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama Kementerian Perindustrian mengembangkan industri olahan kelapa dan perikanan guna meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah.

Upaya tersebut dibahas saat Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga menerima kunjungan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian di ruang kerja bupati, Senin (18/5/2026).

Pembahasan difokuskan pada penguatan kelembagaan Industri Kecil Menengah (IKM) sektor olahan kelapa dan perikanan sebagai langkah mendukung pengembangan industri berbasis komoditas unggulan di Pohuwato.

Direktur Industri Kecil Menengah Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian, Afrizal Haris mengatakan, pihaknya sedang menjalankan program penguatan kelembagaan bagi pelaku usaha olahan kelapa di Pohuwato.

Program tersebut diikuti sekitar 15 peserta dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku IKM agar mampu berkembang lebih baik.

Selain pembinaan usaha, Kementerian Perindustrian juga meminta dukungan pemerintah daerah terkait penyiapan lahan pembangunan Sentra Industri Kecil Menengah melalui pembiayaan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kedatangan kami saat ini untuk memberitahukan sekaligus memohon dukungan terhadap kegiatan yang ada, termasuk untuk alokasi DAK tahun depan,” ujar Afrizal.

Menurutnya, dukungan tersebut diarahkan untuk pengembangan komoditas olahan kelapa dan olahan ikan yang menjadi sektor unggulan masyarakat Pohuwato.

Bupati Saipul Mbuinga menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor IKM di wilayahnya.

Ia menilai Pohuwato memiliki potensi besar pada sektor perkebunan kelapa dan hasil perikanan yang perlu diperkuat melalui hilirisasi industri dan penguatan kelembagaan usaha.

“Pohuwato merupakan salah satu daerah penghasil kelapa dan juga memiliki potensi perikanan yang cukup besar,” kata Saipul.

Ia berharap dukungan program dan alokasi anggaran dari pemerintah pusat tetap berlanjut agar usaha masyarakat terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi lebih luas.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato, Ibrahim Kiraman menjelaskan, dalam dua minggu terakhir Kementerian Perindustrian telah melaksanakan berbagai pelatihan bagi pelaku IKM olahan kelapa di Pohuwato.

Pelatihan tersebut mencakup pengembangan produk turunan kelapa, termasuk produksi Virgin Coconut Oil (VCO), serta peninjauan langsung sentra-sentra IKM yang berkembang di daerah itu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Saipul turut didampingi Plh Sekretaris Daerah Pohuwato, Achmad Djuuna.(*)