DIGIMEDIA.ID – Festival Tumbilotohe yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro kecil (UMK).
Kegiatan yang berlangsung di pelataran Kantor Wali Kota Gorontalo sejak Rabu (4/3/2026) hingga Jumat (6/3/2026) itu ramai dikunjungi masyarakat.
Festival tersebut diisi berbagai lomba, seperti Koko’o antar kelurahan, Vokalia Religi yang diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta lomba Nasyid antar siswa SMP.
Selain menjadi ajang kreativitas dan pelestarian tradisi, kegiatan ini juga memberi manfaat bagi pedagang yang membuka lapak di sekitar lokasi acara.
Salah satu pedagang kopi, Dimas, mengaku omzetnya meningkat sejak malam pertama Festival Tumbilotohe digelar, diakui Dimas, pendapatan kini meningkat tajam selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah, sampai Rp 1 juta lebih setiap malam pas ada acara ini. Bukan cuma saat kegiatan Festival Tumbilotohe, pendapatan saya juga naik pas ada perayaan Cap Go Meh,” ungkap pemilik Booth Distuf Coffee, Jumat (6/3/2026).
Hal serupa juga dirasakan Ken, pemilik kedai Common Grounds yang berjualan di area kegiatan.
Ken mengatakan keuntungan yang biasanya diperoleh pada malam biasa jauh lebih kecil dibandingkan saat Festival Tumbilotohe berlangsung.
“Biasanya kalau malam biasa hanya Rp. 150 ribu keuntungan saya. Tapi, saat acara Festival Tumbilotohe naik hingga Rp 600 ribu per malam,” ujar Ken.(*)














