Scroll Untuk Tutup Iklan
Kab Pohuwato

Forkopimda Pohuwato Terima Dokumen Dari Satgas Terkait Kaplingan Penambang

464
×

Forkopimda Pohuwato Terima Dokumen Dari Satgas Terkait Kaplingan Penambang

Sebarkan artikel ini
Lokasi tambang emas di Desa Hulawa Kabupaten Pahuwato. Arsip Bidik Nasional

DIGIMEDIA.ID – Forkopimda Pohuwato menerima dokumen terkait kaplingan para penambang yang telah diolah oleh tim satgas yang dibentuk oleh Forkopimda Pohuwato. Penyerahan dokumen ini diresmikan dalam pertemuan di kantor bupati pada Rabu, 9 Agustus 2023.

Sebagai bukti komitmen, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, telah menepati janjinya untuk menyerahkan dokumen tersebut setelah pertemuan dengan para penambang pada Senin pekan lalu.

Penyerahan dokumen dilakukan oleh pihak satgas yang turut dihadiri oleh seluruh anggota Forkopimda Pohuwato.

Bupati Saipul Mbuinga menerima dokumen tersebut, didampingi Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, Kapolres Pohuwato, AKBP. Joko Sulistiono, Dandim 1313 Pohuwato, Letkol Inf. Aribowo Dwi Hartanto, Kajari Pohuwato, Endi Sulistiyo, SH.M.H, dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Marisa, Achmad Yuliandi Erria Putra,S.H.,M.H.

Bupati Saipul menjelaskan bahwa penyerahan dokumen ini adalah bagian dari janjinya kepada para penambang.

Dokumen tersebut diterima dengan baik dan langsung dari tangan pihak satgas. Hal ini merupakan langkah konkret untuk memberikan kejelasan mengenai status dan kepemilikan kaplingan kepada para penambang.

Lebih lanjut, Bupati Saipul menyampaikan bahwa dokumen ini akan segera diantar ke pimpinan tertinggi perusahaan pani gold project (PGP) di Jakarta.

Rencananya, seluruh anggota Forkopimda Pohuwato akan melakukan pengantaran setelah momen perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus selesai.

Dalam pernyataannya, Bupati Saipul berharap agar tidak ada kendala berarti yang muncul dalam proses ini.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan antara forkopimda dan satgas untuk mengantarkan dokumen tersebut secara langsung ke pimpinan tertinggi PGP di Jakarta.

Namun, sebelumnya, dilakukan komunikasi awal untuk memastikan bahwa pihak perusahaan bersedia bertemu dan menerima dokumen tersebut.

Hal ini dilakukan agar perjalanan ke Jakarta memiliki tujuan yang pasti dan berarti.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO