Scroll Untuk Tutup Iklan
Headline

Dikeluhkan Petani Sawah, Saipul Tinjau Langsung Saluran irigasi di Duhiadaa

499
×

Dikeluhkan Petani Sawah, Saipul Tinjau Langsung Saluran irigasi di Duhiadaa

Sebarkan artikel ini
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga didampingi Kadis PUPR, Risdiyanto Mokodompit, Kadis Pertanian, Kamri Alwi meninjau langsung saluran irigasi yang tersumbat di Kecamatan Duhiadaa, Selasa (19/12/2023). Foto: Newsnesia.id

DIGIMEDIA.ID – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, meninjau langsung kondisi saluran irigasi yang menjadi keluhan para petani sawah di Dusun Landia, Desa Padengo, Kecamatan Duhiadaa, Selasa (19/12/2023).

Saluran irigasi yang panjangnya sekitar 1,300 kilometer itu sudah ditumbuhi rumput liar yang menghambat aliran air.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Akibatnya, ketersediaan air untuk mengairi sawah menjadi terganggu. Bahkan, satu rumah yang berada di depan saluran irigasi itu terendam banjir karena saluran penuh dan hujan lebat.

Bupati Saipul yang didampingi oleh Kadis PUPR, Risdiyanto Mokodompit, Kadis Pertanian, Kamri Alwi, dan Camat Duhiadaa, Ali Mbuinga, segera memberikan instruksi kepada dinas terkait untuk membersihkan saluran irigasi tersebut.

“Kita harus bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini. Air adalah sumber kehidupan bagi pertanian, kita tidak bisa membiarkan hal ini terus berlanjut,” kata Bupati Saipul.

Saipul juga meminta agar dinas terkait melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah kembali terjadinya masalah serupa di masa mendatang.

Pentingnya perawatan rutin dan pengawasan yang lebih intensif terhadap saluran irigasi guna mencegah pertumbuhan vegetasi liar yang mengganggu aliran air.

“Insyaallah dalam satu sampai dua hari kedepan alat yang akan membersihkan saluran ini sampai dan akan membersihkan saluran tersebut.”

“Semoga dengan perhatian kita bersama produktivitas pertanian di wilayah ini akan meningkat”, ucap Bupati Saipul.

Sama halnya dengan saluran di Desa Padengo, saluran yang berjarak lebih dari 1 kilometer dari pintu air di Desa Buntulia Utara, Kecamatan Buntulia sampai ke Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa juga menimbulkan keluhan dari kelompok pengguna air.

“Ia, itu juga akan dikerjakan setelah pembersihan di Desa Padengo. Pemerintah akan memperhatikan apa yang menjadi keluhan dari masyarakat petani khususnya,” pungkas Bupati Saipul Mbuinga.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO