Scroll Untuk Tutup Iklan
Daerah

Desa Puncak, Ayumolingo, dan Bukit Aren kabgor di Usulkan Jadi Fokus Mitigasi Bencana

200
×

Desa Puncak, Ayumolingo, dan Bukit Aren kabgor di Usulkan Jadi Fokus Mitigasi Bencana

Sebarkan artikel ini
Desa Ayumolingo.

DIGIMEDIA.ID – Untuk peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana alam, Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PPKT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia telah mengidentifikasi tiga desa di Kabupaten Gorontalo sebagai lokasi prioritas untuk program mitigasi bencana.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo, Kisman Ishak, menyatakan bahwa Desa Puncak, Ayumolingo, dan Bukit Aren, yang terletak di kawasan transmigrasi, memang telah diusulkan kepada Ditjen PPKT sebagai sasaran utama program mitigasi.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
ADV
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Hal ini diungkapnya setelah menerima kunjungan dari Ditjen PPKT pada hari Selasa, 28 Mei 2024, di Limboto.

Kolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah dilakukan untuk menentukan titik-titik kritis yang memerlukan intervensi.

Menindaklanjuti usulan dari Disnakertrans, tim dari Kementerian Desa RI telah melakukan kunjungan ke BPBD untuk meninjau peta mitigasi bencana yang telah disusun.

Tim Ditjen PPKT berencana untuk melanjutkan kunjungan ke tiga desa tersebut untuk mengidentifikasi secara langsung potensi risiko bencana.

Kunjungan kerja ini akan fokus pada dua lokasi di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.

“Besok (Rabu), mereka akan mengunjungi tiga desa lokasi UPT transmigrasi untuk memastikan lokasi tersebut. Kami telah menjelaskan bahwa peta titik letak mitigasi ada di BPBD,” kata kisman.

Ia juga menekankan pentingnya kunjungan ini dalam memperkuat upaya mitigasi bencana dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Kami berharap hasil dari kunjungan ini dapat memberikan rekomendasi yang tepat untuk langkah-langkah mitigasi yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Sehingga kawasan transmigrasi di Kabupaten Gorontalo terlindungi dari ancaman bencana dan dapat memberikan rekomendasi yang efektif untuk langkah-langkah mitigasi di masa depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO