Scroll Untuk Tutup Iklan
Headline

Bupati Nelson Kunjungi Desa Dunggala, Dorong Pembibitan Kelapa Unggulan

626
×

Bupati Nelson Kunjungi Desa Dunggala, Dorong Pembibitan Kelapa Unggulan

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, mengunjungi Desa Dunggala, Kecamatan Batudaa, Selasa (12/12/2023).

DIGIMEDIA.ID – Dalam rangka mengembangkan potensi komoditas kelapa di Gorontalo, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, melakukan kunjungan kerja ke Desa Dunggala,-

Kecamatan Batudaa, pada Selasa (12/12/2023). Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong program pembibitan kelapa unggulan di desa tersebut.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Bupati Nelson, yang juga menjabat sebagai Ketua Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (Kopek), mengatakan bahwa kelapa merupakan salah satu komoditas andalan Gorontalo yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kelapa di daerahnya.

Ia menyebut beberapa varietas kelapa unggulan yang tersebar di Gorontalo, antaranya Panua dari pohon induk Popayato di Kabupaten Pohuwato,-

Kramat dari pohon induk Mananggu Kabupaten Boalemo, dan Molowahu dari induk Tibawa Kabupaten Gorontalo.

Semua varietas tersebut telah tersertifikasi secara nasional dan memiliki produktivitas tinggi.

Salah satu keunggulan bibit kelapa unggulan di Desa Dunggala adalah kemampuannya untuk berbunga dan berbuah lebih cepat dari bibit kelapa biasa.

Bibit kelapa ini dapat mulai berbuah ketika berusia lima hingga enam tahun, sedangkan bibit kelapa biasa membutuhkan waktu delapan hingga sepuluh tahun.

“Di Desa Dunggala, kelebihan bibit kelapa ini memiliki ciri khas berbunga relatif cepat, mulai berbuah sejak berusia lima hingga enam tahun.,” ungkapnya.

Bupati Nelson juga menekankan bahwa menanam kelapa tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga secara ekologis dan estetis.

Kelapa dapat membantu menjaga keseimbangan lingkungan, sekaligus menambah keindahan pemandangan.

“Menanam kelapa tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga memberikan dampak ekologis dan keindahan estetika,” ujar Bupati Nelson.

Belum lama ini, Pemerintah Daerah telah merayakan World Coconut Day, sebuah acara global untuk menghargai keragaman dan manfaat kelapa.

Perayaan berskala internasional ini menjadi momen untuk mendalami pemahaman tentang kelapa dari aspek ekonomi, ekologi, hingga keindahan yang dimilikinya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO