Scroll Untuk Tutup Iklan
Headline

BPS Ungkap Lonjakan Jumlah Kendaraan Bermotor, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

71
×

BPS Ungkap Lonjakan Jumlah Kendaraan Bermotor, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi macet (KOMPAS/AGUS SUSANTO)

DIGIMEDIA.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terkini mengenai populasi kendaraan bermotor di Indonesia yang terus mengalami peningkatan signifikan setiap tahun.

Menurut data yang dirilis oleh BPS, jumlah kendaraan bermotor yang aktif digunakan sebagai alat transportasi pada tahun 2021 mencapai angka 141.992.573 unit.

Angka ini mengalami lonjakan drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 136.137.451 unit. Peningkatan ini merupakan salah satu yang tertinggi selama lima tahun terakhir.

Berdasarkan data BPS, pada tahun 2018, jumlah kendaraan bermotor aktif hanya sebanyak 126.508.776 unit.

Namun, pada tahun 2019, populasi kendaraan mulai mengalami lonjakan yang tajam bahkan hampir mendekati 50 persen dari total jumlah penduduk, dengan mencapai 133.617.012 unit.

Dalam data tersebut, kendaraan roda dua masih mendominasi dengan penguasaan sebesar 84,5 persen atau setara dengan 120.042.298 unit.

Sementara itu, kendaraan mobil penumpang mencapai 16.413.348 unit. Kendaraan barang dan bus menjadi jenis kendaraan dengan jumlah terendah, yaitu masing-masing sebanyak 5.299.361 unit dan 237.566 unit.

Sementara itu, BPS juga mencatat panjang jalan yang tersedia di Indonesia pada tahun 2021 sebanyak 546.116 kilometer.

Jumlah tersebut terdiri dari jalan negara sepanjang 47.017 kilometer, jalan provinsi sepanjang 54.551 kilometer, dan jalan kabupaten/kota sepanjang 444.548 kilometer.

Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan populasi kendaraan bermotor di Indonesia terus meningkat, yang sejalan dengan peningkatan kebutuhan masyarakat akan transportasi pribadi.

Meskipun hal ini menunjukkan perkembangan ekonomi dan mobilitas yang lebih tinggi, perlu diperhatikan pula dampaknya terhadap kemacetan lalu lintas dan lingkungan.

BPS terus memantau perkembangan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia sebagai data penting dalam perencanaan transportasi dan kebijakan yang berkelanjutan, guna mengatasi tantangan dan memastikan ketersediaan infrastruktur yang memadai bagi mobilitas masyarakat. (Ane)

Baca Juga  Bareng Muhammadiyah, Ini Negara-negara yang Rayakan Idul Fitri pada 21 April 2023, Ada Arab Saudi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *