ADV Honda

Asesor LAM-PTKes Apresiasi Komitmen FIKES UMGO Tingkatkan Mutu Pendidikan

24
×

Asesor LAM-PTKes Apresiasi Komitmen FIKES UMGO Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Asesor LAM-PTKes Dr. Takdir Tahir mengikuti Monev pascaakreditasi Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners UMGO secara daring. Evaluasi difokuskan pada tindak lanjut rekomendasi akreditasi dan peningkatan mutu program studi.

KAMPUS – Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) mengapresiasi komitmen Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) dalam menjalankan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pascaakreditasi Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners.

Apresiasi tersebut disampaikan Asesor LAM-PTKes Dr. Takdir Tahir dalam kegiatan Monev yang turut dihadiri langsung pimpinan universitas bersama unsur Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UMGO.

“Jarang saya melakukan monitoring dan evaluasi dengan dihadiri langsung pimpinan universitas. Ini menunjukkan komitmen yang kuat dan keinginan untuk memaksimalkan potensi di bidang ilmu kesehatan,” ungkapnya.

Menurut Takdir, kehadiran pimpinan universitas dalam proses Monev menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan mutu pendidikan, khususnya pada Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners yang menjadi bagian dari bidang ilmu kesehatan UMGO.

Ia menjelaskan, Monev pascaakreditasi dilakukan untuk melihat sejauh mana rekomendasi yang diberikan dalam proses akreditasi sebelumnya telah ditindaklanjuti oleh program studi dan perguruan tinggi.

Evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk mengetahui perkembangan tindak lanjut terhadap berbagai catatan akreditasi sekaligus melihat kesiapan program studi dalam menjalankan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Takdir juga menilai tim penjaminan mutu Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners telah bekerja dengan baik dalam mempersiapkan pelaksanaan Monev pascaakreditasi.

Menurut dia, proses persiapan tersebut menunjukkan adanya keseriusan dari unsur program studi dan tim penjaminan mutu dalam menindaklanjuti hasil akreditasi sebelumnya.

Ia berharap hasil evaluasi dalam Monev dapat menjadi dasar bagi UMGO untuk melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pada tahap berikutnya.

Monev pascaakreditasi, lanjut Takdir, tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan rekomendasi akreditasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengembangan budaya akademik dan tata kelola perguruan tinggi.

Melalui evaluasi tersebut, UMGO didorong untuk menjadikan hasil akreditasi sebagai bahan pembelajaran dalam menjalankan program pendidikan secara konsisten dan berkelanjutan.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO