DIGIMEDIA.ID – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo pada Triwulan II 2026 mencapai 6,20 persen, menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi lain di Sulawesi.
Data tersebut merupakan bagian dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan pada awal Agustus 2026.
Pertumbuhan ekonomi tersebut turut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo di tengah penurunan persentase penduduk miskin.
Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Gorontalo Trizal Entengo mengatakan, data BPS menunjukkan perkembangan positif pada sejumlah indikator ekonomi daerah.
Selain pertumbuhan ekonomi sebesar 6,20 persen, persentase penduduk miskin Gorontalo pada Maret 2026 turun menjadi 12,16 persen.
Angka kemiskinan tersebut turun 1,08 persen dibandingkan Maret 2025 dan berkurang 0,46 persen jika dibandingkan September 2025.
“Dari data BPS menunjukkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 sebanyak 150,60 ribu orang, berkurang 5,16 ribu terhadap September 2025,” kata Trizal, Sabtu (8/8/2026).
Jika dilihat dari trennya, persentase penduduk miskin Gorontalo juga terus menurun sejak September 2022.
Saat itu, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 15,51 persen, kemudian turun menjadi 13,87 persen pada September 2024.
Angka tersebut kembali menurun hingga mencapai 12,16 persen pada Maret 2026.
Trizal mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan upaya pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menangani kemiskinan.
“Ini menunjukkan upaya pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta semua pemangku kepentingan sudah on the track dalam mewujudkan masyarakat Gorontalo yang maju dan sejahtera,” sambung Juru Bicara Pemprov Gorontalo.
Sementara itu, dari sisi lapangan usaha, sektor pertambangan dan penggalian mencatat pertumbuhan paling pesat, Sektor tersebut dilaporkan tumbuh sebesar 59,96 persen pada periode yang sama, Sektor pertanian juga menjadi penyumbang terbesar dalam struktur ekonomi Gorontalo dengan kontribusi sebesar 33,4 persen.
Data tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada Triwulan II 2026 berjalan bersamaan dengan penurunan angka kemiskinan.(*)














