Scroll Untuk Tutup Iklan
Pendidikan

Yudisium FSIK UMGO, Rektor Kadim: IPK Bukan Penentu Kesuksesan

731
×

Yudisium FSIK UMGO, Rektor Kadim: IPK Bukan Penentu Kesuksesan

Sebarkan artikel ini
Rektor UMGO Prof. Abd. Kadim Masaong

DIGIMEDIA.ID – Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Abd Kadim Masaong, mengajak para lulusan Fakultas Sains dan Ilmu Komputer (FSIK) untuk terus berjuang dalam meningkatkan kualitas hidup dan menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hal ini disampaikannya saat kegiatan yudisium calon wisudawan dan wisudawati FSIK tahun 2023, yang berlangsung di Aula Gedung David Bobihoe Akib, Rabu (22/11/2023).

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Kegiatan ini diikuti oleh 20 calon wisudawan dan wisudawati dari empat program studi, yaitu Sistem Informasi, Geografi, Agribisnis, dan Peternakan.

Rektor Kadim mengatakan bahwa nasib seseorang ada di tangan dirinya sendiri, dan Allah hanya merestui usaha yang dilakukan.

Oleh karena itu, para lulusan harus terus berusaha dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

“yang kalian harus ingat nasib kalian ada di tangan kalian sendiri, Allah hanya merestui maka teruslah berjuang dan selalu menjadi orang yang bermanfat bagi masyarakat,” ujarnya.

Rektor Kadim juga memberikan kado berupa buku karyanya berjudul “Kepemimpinan Berbasis Multiple Intelligence”, yang membahas tentang pentingnya mengembangkan kecerdasan emosional, spiritual, dan intelektual.

Ia berharap buku ini dapat menjadi inspirasi bagi para lulusan dalam menghadapi tantangan di masa depan.

“Menjadi sarjana IPK tidak menjamin sebuah kesuksesan, karena ada faktor lain yang lebih penting, yaitu kemampuan untuk mensinergikan kecerdasan emosional, spiritual, dan intelektual,” katanya.

Sementara itu, Dekan FSIK, Dr. Talha Dangkua, dalam sambutannya menyampaikan bahwa yudisium ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal yang baru bagi para lulusan.

Ia mengingatkan para lulusan untuk memiliki kreativitas dan inovasi agar mampu menjadi pencipta lapangan kerja, tidak hanya mencari pekerjaan saja.

“Para lulusan jangan hanya terjebak dalam keinginan mencari pekerjaan saja, melainkan mampu menjadi pencipta lapangan kerja sehingga mampu menjadi solusi dalam mengurangi jumlah pengangguran di masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan yudisium FSIK juga dirangkaikan dengan penyerahan aplikasi hasil penelitian mahasiswa Sistem Informasi kepada beberapa lembaga dan instansi, antara lain:

  • Pusat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Gorontalo, yang menerima Sistem Informasi Ujian Membaca Al-Qur’an dari Asestia Ladiku.
  • Fakultas Ilmu Kesehatan UMGO, yang menerima Sistem Informasi Manajemen Praktik Klinik berbasis Web dari Situ Nurazizah.
  • Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) UMGO, yang menerima Sistem Informasi Pengarsipan Dokumen dari Zulki Yanto Rivai.
  • Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Khadijah Kota Gorontalo, yang menerima Sistem Informasi Manajemen Ruang Rawat Inap dari Arisaputra Batangale.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Wakil Rektor, Kepala Biro Umum dan Keuangan, para Dekan UMGO, Kaprodi-kaprodi FSIK, peserta yudisium beserta orang tua.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO