GORONTALO – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memproyeksikan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) sebagai salah satu pilar penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pengembangan fasilitas ini dinilai sangat strategis. Labkesmas tidak hanya berfungsi mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
Gusnar menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kecepatan layanan. Pelayanan yang mumpuni akan membangun kepercayaan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan arena kompetisi. Fasilitas dengan layanan terlengkap dan tercepat pasti akan menjadi pilihan utama masyarakat luas.
“Ini Labkesda menurut hemat saya ini sumber pendapatan asli daerah. Siapa yang memberikan pelayanan terbaik, maka orang akan berkumpul di situ,” kata Gusnar.
Oleh karena itu, Gusnar mendesak pemenuhan sarana dan peralatan medis. Kelengkapan fasilitas akan memperluas cakupan pemeriksaan secara signifikan di Gorontalo.
Dengan peralatan yang lengkap, masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan medis tertentu hingga ke luar wilayah Gorontalo.
Bahkan, Gusnar optimistis fasilitas yang mumpuni mampu menarik kunjungan pasien dari wilayah lain, termasuk masyarakat dari Manado.
Kualitas Labkesmas Gorontalo juga telah teruji secara nasional. Fasilitas ini sukses meraih predikat Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan RI pada Agustus 2026.
Sertifikat akreditasi tertinggi tersebut berlaku hingga 22 Agustus 2031. Pencapaian ini menjadi jaminan standar mutu untuk pemeriksaan spesimen klinik dan pengujian sampel lingkungan.
Kapasitas Labkesmas kini juga diperluas untuk cakupan mikrobiologi. fasilitas ini siap mendukung uji Antimicrobial Resistance (AMR).(*)















