ADV Honda

Pengelolaan Obat RS Aloei Saboe Semrawut, Walikota Adhan Ancam Rombak Total Manajemen

154
×

Pengelolaan Obat RS Aloei Saboe Semrawut, Walikota Adhan Ancam Rombak Total Manajemen

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat mengevaluasi pengelolaan obat dan pelayanan di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, Senin (12/10/2026).

KESEHATAN – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengancam akan merombak total manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. Aloei Saboe (RSAS) akibat pengelolaan persediaan obat yang dinilai tidak cermat.

Hal tersebut disampaikan Adhan saat memimpin evaluasi pelayanan rumah sakit,. Ia menilai manajemen rumah sakit gagal mengurusi tata kelola operasional yang tergolong sederhana.

Langkah evaluasi ini dilakukan setelah Adhan menerima laporan terkait banyaknya persediaan obat yang sudah melewati masa kedaluwarsa di dalam gudang penyimpanan RSAS.

Adhan menekankan pentingnya perhitungan kebutuhan obat secara terukur, mulai dari jumlah persediaan harian, bulanan, hingga tahunan. Hal itu bertujuan agar pasokan medis tidak menumpuk dan terbuang sia-sia.

“Saya bukan dokter. Tetapi secara logika Bapak dan Ibu lebih tahu obat ini batas kedaluwarsanya berapa. Dan Bapak Ibu juga paling tahu berapa kebutuhan obat itu,” ujar Adhan.

Ia turut mempertanyakan keputusan pengadaan obat yang mendekati masa kadaluarsa dalam hitungan bulan, terlebih jika dibeli menggunakan harga normal tanpa ada penyesuaian nilai transaksi.

“Jangan sampai Bapak dan Ibu justru sudah tahu bahwa obat tersebut bakal kedaluwarsa dua atau tiga bulan lagi, tapi justru malah diambil, bahkan dengan harga yang sama,” tegasnya.

Selain masalah farmasi, Wali Kota juga meneliti kualitas layanan konsumsi pasien. Pihak manajemen mengakui sempat terjadi keterlambatan distribusi makanan akibat kesalahan pencatatan oleh pihak ketiga.

Pihak rumah sakit memastikan kendala distribusi katering tersebut telah diselesaikan. Evaluasi berkala terus dilakukan kepada vendor penyedia makanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Geram dengan temuan berbagai kendala operasional tersebut, Adhan menegaskan rencana perombakan struktur pimpinan rumah sakit dalam waktu dekat demi perbaikan layanan publik secara menyeluruh.

“Mengurusi hal-hal sederhana seperti ini saja manajemen tidak bisa. Sepertinya kita memang harus merombak ke seluruh manajemen,” pungkas Wali Kota Gorontalo tersebut.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO