ADV Honda

Nelayan Usul Tambahan Solar 5.000 Liter per Bulan ke Pemprov Gorontalo

273
×

Nelayan Usul Tambahan Solar 5.000 Liter per Bulan ke Pemprov Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Kapal nelayan di TPI Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo, Kamis (5/3/2026).
Banner Artikel Pilihan

DIGIMEDIA.ID – Nelayan di Gorontalo mengusulkan penambahan kuota solar bersubsidi sebesar 5.000 liter per bulan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mendukung aktivitas melaut.

Pemerintah Provinsi Gorontalo menerima aspirasi nelayan terkait kebutuhan tambahan solar bersubsidi. Usulan tersebut disampaikan saat Wakil Gubernur Gorontalo meninjau wilayah pesisir di Kelurahan Tenda.

Kunjungan itu berlangsung saat Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau Kantor PT Pertamina Fuel Gorontalo di Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Kamis (5/3/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idulfitri tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Selain meninjau stok BBM, Wakil Gubernur juga menanggapi aksi demonstrasi sejumlah nelayan yang meminta tambahan kuota solar bersubsidi.

Idah menjelaskan aksi tersebut berlangsung tertib. Para nelayan menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan tambahan solar untuk menunjang aktivitas melaut.

“Kunjungan ini untuk memastikan stok BBM dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menjelang Idulfitri,” ujar Idah.

Ia mengatakan nelayan mengusulkan tambahan kuota solar bersubsidi sebesar 5.000 liter per bulan atau setara 86 kiloliter.

Aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Komisi XII DPR RI. Pemprov Gorontalo menilai kebutuhan nelayan perlu diperjuangkan.

Idah menyebut anggota Komisi XII DPR RI Rusli Habibie sebelumnya telah memperjuangkan kebutuhan solar untuk transportasi darat.

Menurutnya, kebutuhan solar bagi nelayan di Gorontalo juga perlu mendapat perhatian yang sama.

Kebutuhan tambahan solar turut dipengaruhi bantuan lima unit kapal dari Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada nelayan.

Setiap kapal diperkirakan membutuhkan sekitar 1.000 liter solar per bulan untuk operasional melaut.

Dengan demikian, total tambahan kebutuhan solar yang diusulkan mencapai sekitar 5.000 liter per bulan.

Meski demikian, Idah menegaskan kuota solar bersubsidi telah memiliki batasan tertentu sehingga perlu pembahasan lebih lanjut.

Pemprov Gorontalo juga telah mengirimkan surat permohonan penambahan kuota BBM bersubsidi untuk produk Biosolar sebesar 86 kiloliter per bulan.

Total permohonan tersebut berlaku untuk periode Maret hingga Desember 2026 dengan jumlah keseluruhan mencapai 860 kiloliter.(*)