Scroll Untuk Tutup Iklan
Ekonomi

Kota Gorontalo Inflasi Tertinggi se Indonesia, Ini Penyebabnya

464
×

Kota Gorontalo Inflasi Tertinggi se Indonesia, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Illustrasi

DIGIMEDIA.ID – Kota Gorontalo mencatatkan inflasi tertinggi se Indonesia pada bulan Oktober 2023.

Inflasi di kota ini mencapai 1 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 0,17 persen.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi di Gorontalo dipicu oleh kenaikan harga sejumlah komoditas,..

Seperti cabe rawit, beras, rokok kretek filter, tomat, dan upah asisten rumah tangga.

Komoditas-komoditas ini memiliki andil inflasi yang cukup besar, antara 0,04 persen hingga 0,3 persen.

“Inflasi tertinggi terjadi di kota Gorontalo,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam rilis BPS yang disiarkan pada Rabu (1/11/2023).

Sementara itu, kota yang mengalami deflasi terdalam adalah Kota Tual, yaitu sebesar 1,08 persen.

Deflasi di kota ini disebabkan oleh penurunan harga beberapa komoditas, seperti ikan segar, telur ayam ras, dan bawang merah.

“Secara umum, dari 90 kota IHK terdapat 69 kota yang mengalami inflasi..”

“42 kota diantaranya mengalami inflasi lebih tinggi dari inflasi nasional,..”

“Sedangkan 21 kota lainnya mengalami deflasi,” ungkap Pudji.

Pada Oktober 2023, Kota Gorontalo juga mengalami inflasi year on year (yoy) sebesar 2,16 persen.

Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) menjadi 114,36 pada Oktober 2023 dibandingkan dengan 111,94 pada Oktober 2022.

Inflasi yoy Kota Gorontalo terjadi karena adanya kenaikan indeks pada 10 kelompok pengeluaran.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks antara lain adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau, Pakaian dan alas kaki;

kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga;

kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok transportasi.

Penurunan ini dipengaruhi oleh penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi oleh pemerintah akibat perubahan tren harga minyak mentah dunia.

Sebagaimana diketahui, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga sejumlah BBM bersubsidi per 1 November 2023.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO