Scroll Untuk Tutup Iklan
Kab Gorontalo

Bupati Nelson Tinjau Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

342
×

Bupati Nelson Tinjau Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)

Sebarkan artikel ini
Bupati Nelson Pomalingo meninjau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPN 1 Limboto, Senin (18/9/2023).

DIGIMEDIA.ID – Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Titianto Pauweni, melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPN I Limboto pada hari Senin (18/9/2023).

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan ANBK berjalan lancar tanpa kendala di sekolah tersebut.

Bupati Nelson mengungkapkan bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada masalah dalam pelaksanaan ANBK di sekolah.

Selain itu, Bupati Nelson juga meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta pihak sekolah untuk memastikan bahwa sarana yang digunakan, seperti komputer dan ruang kelas, tidak mengalami masalah atau gangguan selama pelaksanaan ANBK.

“Saya berharap agar pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” harap Nelson.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Titianto Pauweni, menjelaskan bahwa ANBK tingkat SMP diikuti oleh 128 sekolah, dengan masing-masing sekolah mengirimkan sampel sebanyak 45 orang siswa.

Titianto juga menjelaskan bahwa penetapan siswa yang ikut ANBK ditentukan oleh pusat, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga sekolah hanya perlu menyediakan fasilitas pelaksanaan.

“Komputer disediakan, simulasi telah dilakukan, dan hari ini pelaksanaannya dilakukan secara serentak di Kabupaten Gorontalo,” jelasnya.

Titianto menambahkan bahwa pelaksanaan ANBK di Kabupaten Gorontalo dilakukan dalam dua mode, yaitu secara online dan semi online.

Mode online berarti seluruh siswa terkoneksi dengan server pusat, sedangkan mode semi online hanya menghubungkan server pusat dengan server nasional setelah pelaksanaan untuk pengiriman hasil.

“Penetapan siswa dilakukan secara acak oleh pusat, dan nama-nama siswa telah dikirim sebelum pelaksanaan ANBK,” tutup Titianto.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO