ADV Honda

Pembangunan Menara BGS RSUD Ainun Habibie Kekurangan Rp60 Miliar, Butuh Dukungan Pusat

82
×

Pembangunan Menara BGS RSUD Ainun Habibie Kekurangan Rp60 Miliar, Butuh Dukungan Pusat

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Ketua DWP Pusat Ida Rahmawati Budi Gunadi Sadikin meninjau progres pembangunan gedung rawat inap lima lantai Menara Bumi Gorontalo Sehat di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, Gorontalo.

KESEHATAN – Pemerintah Provinsi Gorontalo membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp60 miliar untuk menuntaskan pembangunan gedung rawat inap lima lantai Menara Bumi Gorontalo Sehat di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.

Harapan dukungan pendanaan dari Kementerian Kesehatan tersebut disampaikan Pemprov Gorontalo saat menerima kunjungan Ketua DWP Pusat, Ida Rahmawati Budi Gunadi Sadikin, di lokasi pembangunan gedung, Selasa (13/10/2026).

Penyelesaian Menara Bumi Gorontalo Sehat dinilai sangat krusial. Gedung lima lantai ini diproyeksikan untuk memperkuat kapasitas pelayanan rawat inap serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Gorontalo.

Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menegaskan pentingnya penyelesaian gedung rujukan tersebut. Pihaknya sangat berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus pada keterbatasan anggaran daerah.

“Kami berharap peninjauan ini dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan kebutuhan pembangunan fasilitas kesehatan di Gorontalo, khususnya penyelesaian Menara Bumi Gorontalo Sehat,” kata Anang S. Otoluwa di lokasi peninjauan.

Anang menambahkan bahwa alokasi dana dari Kementerian Kesehatan sangat diharapkan agar gedung rawat inap baru ini dapat segera selesai dituntaskan dan langsung memberikan manfaat nyata bagi warga.

Kehadiran Ida Rahmawati sebagai istri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin diharapkan menjadi sarana penyampaian aspirasi daerah secara langsung. Meski demikian, realisasi bantuan tetap bergantung pada mekanisme dan kebijakan Kemenkes.

Dalam kegiatan peninjauan lapangan tersebut, Ida Rahmawati didampingi Kadinkes P2KB Anang S. Otoluwa, Ketua DWP Dinkes P2KB Yustiyanty Monoarfa, Plt Direktur RSUD Jeane Istanti Dalie, serta jajaran manajemen rumah sakit.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO