GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mengumpulkan seluruh pengelola sistem informasi dan website perangkat daerah dalam Focus Group Discussion (FGD) Tata Kelola Keamanan Informasi di Ruang Rapat Poboide, Dinas Perhubungan.
Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat benteng pertahanan digital serta mengamankan aplikasi, data, akun pengguna, hingga jaringan milik masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari risiko penyalahgunaan pihak luar.
Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Trizal Entengo, menegaskan bahwa urusan keamanan cyber bukan hanya beban teknis instansinya, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh pimpinan dan pengelola IT di perangkat daerah.
“Keamanan informasi tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kominfo, namun menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Ini bukan one man show,” ujar Trizal dikutip dari Portal Pemprov Gorontalo, Sabtu (10/10/2026).
Ia menjelaskan bahwa setiap perangkat daerah mengelola aplikasi, data sektoral, akun pengguna, hingga jaringan tersendiri. Oleh karena itu, persepsi bahwa pengamanan sistem digital hanya tugas Kominfo harus segera diluruskan.
Penataan keamanan ini kian mendesak seiring langkah Pemprov Gorontalo yang tengah membangun portal satu data. Portal terpadu tersebut nantinya merangkum seluruh data sektoral OPD, data kabupaten dan kota, hingga data statistik daerah.
Trizal mengkhawatirkan dampak buruk yang muncul apabila komitmen bersama dalam menjaga akses digital tidak terbangun sejak dini, terutama potensi kebocoran serta manipulasi data pada aplikasi pemerintah.
“Kalau ini tidak kita jaga, risikonya pasti besar. Kita tidak menghendaki informasi di dalam aplikasi atau akun OPD disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab,” tutur Trizal menambahkan.
Melalui forum ini, Pemprov Gorontalo mendorong lahirnya kesepakatan bersama antar pimpinan OPD guna memastikan setiap aset digital terkunci aman dan terintegrasi secara profesional.
FGD ini menghadirkan Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN, Danang Jaya, secara virtual. Kegiatan diikuti pengelola sistem informasi serta website OPD Pemprov Gorontalo dan kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.(*)














