ADV Honda

Wamen P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla: UMGO Jadi Wujud Kontribusi Muhammadiyah Bangun Peradaban

65
×

Wamen P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla: UMGO Jadi Wujud Kontribusi Muhammadiyah Bangun Peradaban

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wamen P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Gorontalo di UMGO, Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya pendidikan dan ilmu pengetahuan dalam membangun peradaban.

GORONTALO – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla menilai Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menjadi wujud kontribusi Muhammadiyah dalam membangun peradaban melalui pendidikan.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Pemuda Muhammadiyah Gorontalo bertema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Gorontalo Jaya” di UMGO, Rabu (9/9/2026).

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Pendidikan dan penguatan ilmu pengetahuan dinilai memiliki posisi penting dalam membangun peradaban bangsa, terutama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

Generasi muda tidak hanya dituntut menjadi pelaku perubahan, tetapi juga perlu memiliki fondasi ilmu yang kuat sebagai bekal menjalankan peran tersebut.

“Generasi muda memiliki tugas membangun peradaban, termasuk melalui peradaban ilmu,” tegas Dzulfikar.

Keberadaan UMGO menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Muhammadiyah dalam membangun peradaban melalui pendidikan sekaligus memperkuat sumber daya manusia di Gorontalo.

Rektor UMGO Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong menegaskan pendidikan memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan masa depan daerah, termasuk menyambut agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

“Kampus ini milik kita bersama. Mari kita bangun daerah ini dari pendidikan untuk masa depan, terutama menyambut Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Perkembangan UMGO juga ditandai dengan hadirnya berbagai fakultas dan fasilitas pendidikan, termasuk Fakultas Kedokteran. Pengembangan tersebut diharapkan mendukung upaya mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Di hadapan kader Pemuda Muhammadiyah, Rektor UMGO juga mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan pada masa mendatang.

“Kampus ke depan ada di tangan Pemuda Muhammadiyah. Maka siapkan diri Anda untuk estafet kepemimpinan di masa yang akan datang,” pesannya.

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie turut mendorong kader Pemuda Muhammadiyah agar berani mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Kehadiran Dzulfikar sebagai sosok muda yang mendapat amanah sebagai Wakil Menteri dinilai dapat menjadi motivasi bagi kader untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas kontribusi.

“Jangan takut bermimpi besar untuk Gorontalo. Jangan merasa kita daerah kecil. Gorontalo memiliki SDA, SDM, kekayaan budaya dan berbagai potensi lainnya,” ujarnya.

Pemuda Muhammadiyah juga didorong terus meningkatkan kapasitas, wawasan, kompetensi, serta kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan zaman dengan tetap berpijak pada nilai agama, ideologi, adat, dan budaya.(*)

UMGO