ADV Honda

Kasus Malaria Tembus 1.204, Dinkes Provinsi Gorontalo Perketat Pengawasan Saat Mudik Maret 2026

316
×

Kasus Malaria Tembus 1.204, Dinkes Provinsi Gorontalo Perketat Pengawasan Saat Mudik Maret 2026

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Survei jentik di tambang Desa Hulawa Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato pada bulan Maret 2025.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo memperketat pengawasan malaria saat arus mudik Maret 2026.

Langkah ini dilakukan menyusul tingginya kasus malaria yang tercatat mencapai 1.204 kasus hingga Minggu ke-9 atau per 7 Maret 2026.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, mengimbau penambang yang pulang kampung segera melaporkan diri ke pemerintah desa setempat.

Pelaporan ini penting untuk dilakukan skrining kesehatan guna mendeteksi malaria sejak dini di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Menurut Anang, penambang menjadi kelompok berisiko karena aktivitas kerja mereka sering berada di wilayah endemis malaria.

“Penambang yang pulang kampung kami harapkan proaktif melapor ke desa atau fasilitas kesehatan terdekat. Dengan skrining dini, jika terdeteksi malaria dapat segera diobati sehingga tidak menularkan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Data Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo juga mencatat hingga tahun 2026 terdapat 6 kasus kematian akibat malaria di sejumlah daerah.

Kasus kematian tersebut masing-masing dilaporkan dari Kabupaten Boalemo sebanyak 1 kasus, Gorontalo Utara 2 kasus, dan Kabupaten Gorontalo 2 kasus.

Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie terus memperkuat langkah pencegahan penyakit menular.

Upaya ini dilakukan melalui penguatan promotif dan preventif, termasuk pengendalian malaria di seluruh wilayah.

Anang menegaskan deteksi dini dan pengobatan cepat menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran malaria di masyarakat.

Selain itu, masyarakat diimbau tetap menerapkan langkah pencegahan seperti menggunakan kelambu, menghindari gigitan nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan.(*)

UMGO