ADV Honda

DPRD Provinsi Gorontalo Tagih Janji Penambahan Kuota Solar dari Pertamina

209
×

DPRD Provinsi Gorontalo Tagih Janji Penambahan Kuota Solar dari Pertamina

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Komisi II DPRD Gorontalo saat meninjau langsung ketersediaan BBM bersubsidi di salah satu SPBU jelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja memantau ketersediaan BBM bersubsidi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, bersama jajaran Komisi II dengan menyasar sejumlah SPBU di wilayah Gorontalo.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Beberapa SPBU yang dikunjungi antara lain SPBU Desa Luhu, Desa Ulapato, dan Kelurahan Hepuhulawa untuk memastikan langsung kondisi stok dan distribusi BBM.

“Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kami ingin memastikan ketersediaan BBM bersubsidi tetap aman agar aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Ridwan.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut rapat dengar pendapat bersama Aliansi Sopir Kontainer Provinsi Gorontalo yang difasilitasi Komisi I dan II DPRD.

Dalam rapat tersebut, DPRD menghadirkan Hiswana Migas dan PT Pertamina Patra Niaga untuk membahas berbagai kendala distribusi BBM di lapangan.

Meski telah ada komitmen penambahan kuota solar, hasil pemantauan DPRD menunjukkan realisasi di lapangan belum terlihat signifikan.

“Kami memegang janji dari Hiswana Migas dan Pertamina terkait penambahan kuota solar. Namun, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok belum mengalami peningkatan yang signifikan sesuai kesepakatan,” ungkapnya.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan antrean panjang di sejumlah SPBU, terutama di wilayah dengan aktivitas distribusi tinggi.

Sebagai langkah antisipasi, sejumlah SPBU di wilayah strategis mulai melakukan penyesuaian jam operasional untuk mengurangi kepadatan.

SPBU di Luhu dan Ulapato, misalnya, kini membuka layanan lebih awal, yakni mulai pukul 05.00 WITA.

Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait agar penambahan kuota BBM segera terealisasi.(*)

UMGO