Scroll Untuk Tutup Iklan
Gorontalo

Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya Soroti Kinerja OPD Pemprov

114
×

Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya Soroti Kinerja OPD Pemprov

Sebarkan artikel ini
Suasana rapat pimpinan OPD yang dipimpin Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, di Rujab Gubernur, Selasa (11/7/2023). (Foto: Alfred/Diskominfotik)

DIGIMEDIA.ID – Selasa (11/07/2023), Penjabat Gubernur Ismail Pakaya kembali menggelar rapat dengan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Rapat ini berlangsung di Aula Rujab Gubernur dan membahas enam hal penting terkait kinerja jajaran OPD.

Salah satu hal yang menjadi fokus utama Ismail adalah realisasi anggaran, capaian kinerja OPD, dan kehadiran pegawai. Dalam rapat tersebut, Ismail menyoroti bahwa beberapa OPD telah mencapai target fisik, tetapi belum mencapai target keuangan.

Menurutnya, jika realisasi fisik sudah tercapai, maka realisasi keuangan seharusnya tidak jauh berbeda. Ismail memerintahkan OPD yang belum mencapai target keuangan untuk mengontrol realisasi anggaran mereka.

“Saya minta para pimpinan OPD untuk memahami Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing. Jika mereka tidak memahami, saya yang akan mempelajarinya. Saya bisa mengontrol anggaran jika hanya itu yang diminta, tetapi apa yang dilakukan oleh pimpinan OPD?” ujar Ismail.

Selain itu, masing-masing OPD diminta untuk mempresentasikan capaian kinerja mereka hingga bulan Juni 2023. Namun, beberapa OPD dinilai kurang memahami apa yang harus disampaikan.

Ismail merasa bahwa apa yang disampaikan oleh pimpinan OPD belum mencapai inti dari indikator kinerja dan capaian yang telah dicapai.

“Ibu Karo, koordinir kepala OPD, juga sekretaris dinas, buatkan bimtek undang BPKP untuk membantu penyusunan indikator kinerja.

Saya bingung dengan indikator dan capaian yang disampaikan oleh beberapa OPD. Segera lakukan bimtek dan susun ulang Rencana Pembangunan Daerah (RPD) sebelum menyusun APBD 2024,” tegasnya.

Terkait penegakan disiplin dan kehadiran pegawai, Ismail meminta laporan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Zukri Suratinoyo. Beberapa OPD tercatat memiliki pegawai yang melanggar disiplin.

Data pegawai dengan dugaan pelanggaran tersebut telah disampaikan melalui surat resmi, dan yang bersangkutan diminta untuk memberikan klarifikasi sebagai tindak lanjut.

“Saya minta masing-masing pimpinan OPD untuk segera menindaklanjuti pegawai yang diduga melanggar disiplin dari bulan Mei hingga Juni. Saya juga meminta klarifikasi bagi mereka yang telah melanggar disiplin selama 17 hari, 21 hari, atau 24 hari,” tegas Ismail.

Rapat ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi OPD di Provinsi Gorontalo. Penjabat Gubernur Ismail Pakaya menekankan pentingnya pencapaian target anggaran, capaian kinerja, dan disiplin pegawai dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan di daerah tersebut. (Cui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO