DIGIMEDIA.ID – Toko pakaian yang ditujukan bagi kaum perempuan selalu menjadi daya tarik tersendiri. Namun, apabila Anda mencari toko yang lebih luas dalam segi target pasarnya, maka distro adalah pilihan yang tepat.
Konsep bisnis distro ini tak kalah cerah dengan butik. Distro menyasar kaum muda yang ingin selalu up to date dan tampil gaul.
Sebuah analisis dari buku “Pengangguran Kaya Raya” karya Wildan Fatoni mengungkapkan bahwa modal investasi awal untuk membuka distro relatif terjangkau, yaitu sekitar Rp15.000.000. Sedangkan, biaya operasional bulanan mencapai Rp1.800.000.
Namun, asumsi pendapatan per bulan cukup menjanjikan, yaitu sekitar Rp2.700.000 dengan asumsi terjual rata-rata per hari 12 produk x Rp50.000, dengan keuntungan 25% dari harga beli.
Oleh karena itu, distro menjadi pilihan bisnis yang menarik bagi kaum muda yang ingin selalu tampil up to date dan berpenampilan gaul.(Lita)
1. Modal Investasi Awal
a. Renovasi teras untuk showroom Rp1.500.000
b. Belanja produk distro Rp10.000.000
c. Rak baju, etalase display, dll Rp2.000.000
d. Maneken, hanger, dll Rp1.000.000
e. Promosi awal Rp500.000
Total Rp15.000.000
2. Biaya Operasional Bulanan
a. Transportasi Rp 400.000
b. Listrik, telepon, dll Rp 600.000
c. Gaji 1 orang pegawai Rp 800.000
Total Rp1.800.000
3. Asumsi Pendapatan per Bulan
a. Pendapatan
= Asumsi terjual rata-rata per hari 12 produk x Rp50.000, dengan keuntungan 25% dari harga beli
= 12 x Rp50.000 x 25% x 30 hari = Rp4.500.000
b. Keuntungan
= pendapatan – biaya operasional bulanan
= Rp4.500.000 – Rp1.800.000
= Rp2.700.000