Scroll Untuk Tutup Iklan
Gorontalo

Fima Agustina: Pokjanal Posyandu Memegang Peran Vital dalam Kesejahteraan Keluarga

119
×

Fima Agustina: Pokjanal Posyandu Memegang Peran Vital dalam Kesejahteraan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Gorontalo Fima Agustina saat memberikan sambutan pada Pembinaan pokjanal posyandu tingkat provinsi dalam rangka integrasi layanan primer tahun 2023, di Hotel Sunrise, Kabupaten Pohuwato, Senin (21/8/2023).

DIGIMEDIA.ID – Fima Agustina, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Gorontalo, menekankan pentingnya peran Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) dalam mendukung keberlanjutan keaktifan posyandu.

Berdasarkan data tahun 2022, Provinsi Gorontalo memiliki 1.263 Posyandu, dengan 1.045 di antaranya masih aktif.

Advertisement Google

Dalam acara “Pembinaan pokjanal posyandu tingkat provinsi dalam rangka integrasi layanan primer tahun 2023” yang diselenggarakan di Hotel Sunrise, Kabupaten Pohuwato pada Senin (21/8/2023).

Fima menjelaskan bahwa terdapat 4.958 kader posyandu di Provinsi Gorontalo yang memerlukan pembinaan teknis untuk memastikan penyediaan layanan dasar kesehatan sesuai pedoman.

Fima menggarisbawahi peran pokjanal posyandu dalam berbagai fungsi, seperti menjadi jalur untuk mengalirkan aspirasi masyarakat dalam pengembangan posyandu, melaksanakan kebijakan pemerintah terkait pembinaan posyandu, serta mengkoordinasikan pelaksanaan program-program yang berkaitan dengan pengembangan posyandu.

Selain itu, pokjanal posyandu memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta memperkuat kemitraan dalam pembinaan posyandu.

Pokjanal posyandu juga bertanggung jawab untuk mengumpulkan data dan informasi mengenai kondisi serta perkembangan kegiatan yang berkaitan dengan manajemen posyandu, serta mengambil tindakan sesuai dengan masalah yang muncul.

Semua ini dianggap sebagai bagian penting dalam memperkuat struktur dan fungsi posyandu. Oleh karena itu, upaya pembinaan yang terus menerus melalui pokjanal diharapkan mampu meningkatkan status posyandu yang aktif di Provinsi Gorontalo.

Fima menyampaikan harapannya bahwa pertemuan ini akan menghasilkan rencana aksi dan kegiatan yang akan membantu mengatasi berbagai permasalahan di bidang kesehatan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama sinergis dan kolaboratif dalam mewujudkan tujuan bersama terkait keaktifan posyandu.

Pembinaan pokjanal posyandu tingkat provinsi tahun 2023 ini melibatkan 34 peserta, termasuk Kepala Bidang Binkesmas dan Subkor Promosi Kesehatan se-Provinsi Gorontalo, BPMD Kabupaten/Kota, serta OPD yang terlibat dalam SK Pokjanal Posyandu.

Baca Juga  Pemprov Gorontalo Siapkan Hotline Siaga untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

Kegiatan ini akan berlangsung hingga tanggal 22 Agustus 2023 dengan tujuan memperkuat komitmen dalam menjadikan posyandu sebagai institusi yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai platform koordinasi antara provinsi dan kabupaten/kota dalam meningkatkan cakupan posyandu yang aktif.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *