Scroll Untuk Tutup Iklan
Gorontalo

Ismail Pakaya Sentil Baznas, Diharapkan Berperan Lebih Aktif dalam Penanggulangan Kemiskinan di Gorontalo

164
×

Ismail Pakaya Sentil Baznas, Diharapkan Berperan Lebih Aktif dalam Penanggulangan Kemiskinan di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya (takowa hijau) dengan Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo bersama Direktur Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di rumah jabatannya, Jum’at (26/5/2023). (Foto: Istimewa)

DIGIMEDIA.ID- Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, meminta kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk turut campur tangan dalam penanggulangan kemiskinan ekstrim di daerah tersebut.

Permintaan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Komisioner Baznas Provinsi Gorontalo beserta Direktur Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di rumah jabatannya pada Jumat (26/5/2023).

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Ismail menyatakan bahwa Baznas dapat melakukan intervensi dalam mengurangi kemiskinan ekstrim, salah satunya melalui penyaluran dan penggunaan dana zakat yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang hidup dalam kondisi sangat miskin.

Menurutnya, porsi dana zakat yang diberikan kepada kelompok miskin ekstrim harus lebih besar dibandingkan dengan mustahik lainnya.

“Baznas perlu memberikan prioritas kepada kelompok masyarakat yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem,” ujar Ismail.

Selain itu, dalam upaya mengentaskan kemiskinan, Baznas Provinsi Gorontalo diharapkan segera menyusun berbagai program dengan mengacu pada data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Hal ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah yang lebih efektif dalam mengatasi kemiskinan di wilayah tersebut.

“Irfan Akadji, Wakil Ketua 3 Bagian Pengelolaan dan Perencanaan Keuangan BAZNAS Provinsi Gorontalo, menambahkan bahwa Baznas juga perlu melakukan sosialisasi tentang pengumpulan zakat, infak, sedekah kepada OPD, lembaga negara (TNI/Polri), instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan perguruan tinggi.

Tujuannya adalah agar semakin banyak muzakki (pemberi zakat) yang menyalurkan zakat melalui Baznas,” lanjutnya. (Ane)

Baca Juga  Syukri Botutihe: Produk dalam Negeri Mendukung Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *