ADV Honda
ADV KTG

Bandara Djalaluddin Diproyeksikan Jadi Embarkasi Haji Kawasan Timur

270
×

Bandara Djalaluddin Diproyeksikan Jadi Embarkasi Haji Kawasan Timur

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Bandara Djalaluddin Gorontalo diproyeksikan menjadi embarkasi haji penuh kawasan timur setelah Gubernur Gusnar Ismail bertemu Menhub RI dan mendapat dukungan anggaran.
JADWAL IMSAQIYAH
Memuat jadwal...
Sponsor CV SINAR KRIDA | Dealer Motor Honda Gorontalo

DIGIMEDIA.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong Bandara Djalaluddin menjadi embarkasi haji penuh kawasan timur, usai bertemu Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail setelah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta.

Honda Video Banner

Usai Rakornas, Gubernur Gusnar langsung menemui Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi untuk membahas penguatan layanan haji melalui penetapan embarkasi haji penuh di Gorontalo.

Pertemuan itu turut dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman Laisa dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Mas’ud, sebagai bentuk dukungan lintas sektor.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Gusnar memaparkan urgensi Bandara Djalaluddin Gorontalo menjadi embarkasi dan debarkasi haji penuh di kawasan timur Indonesia.

Provinsi Gorontalo dinilai memiliki pengalaman memadai, karena telah menjalankan Embarkasi Haji Antara (EHA) selama 16 tahun dengan pelaksanaan yang berjalan baik.

Selain pengalaman, Gorontalo juga telah memiliki asrama haji yang memenuhi syarat, sementara di Kawasan Timur Indonesia baru terdapat satu embarkasi haji penuh di Makassar.

“Bapak Gubernur mengungkapkan untuk efektivitasnya layanan haji dipandang perlu dilakukan penambahan embarkasi haji, yaitu di Provinsi Gorontalo,” jelas Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Jamal Nganro.

Ia menambahkan, posisi Gorontalo sangat strategis untuk mengakomodasi wilayah sekitar, namun infrastruktur Bandara Djalaluddin masih perlu peningkatan signifikan.

“Namun fasilitas infrastruktur Bandara Djalaluddin Gorontalo perlu dilakukan penambahan apron, taxiway, pelapisan runway, dan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Jamal.

Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi merespons positif usulan tersebut dengan mengalokasikan anggaran pembangunan apron tahap pertama pada tahun 2026.

Kementerian Perhubungan RI menganggarkan dana sekitar Rp45 miliar untuk pembangunan apron tahap satu di Bandara Djalaluddin Gorontalo.

Pekerjaan lanjutan berupa pembangunan apron lanjutan, taxiway, serta pelapisan runway direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2027.

“Alhamdulillah bapak Menteri Perhubungan merespon dengan baik usulan Gubernur Gorontalo,” kata Jamal Nganro.

Ia berharap seluruh infrastruktur pendukung dapat rampung sesuai rencana agar embarkasi haji Gorontalo segera terwujud.

“Diharapkan semua fasilitas infrastruktur dapat rampung di tahun 2027. Semoga tahun 2028 embarkasi haji Gorontalo bisa terlaksana,” pungkas Jamal.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Gorontalo turut didampingi Kepala Dinas Perhubungan Sagita Wartabone dan Staf Khusus Infrastruktur dan Pariwisata Bonny Ointu.(*)