ADV Honda
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Lulusan BLK Limboto Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

75
×

Lulusan BLK Limboto Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Desain tanpa judul 140
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Sebanyak 64 peserta mengikuti pelatihan vokasi nasional angkatan VI di Aula BLK Limboto, Rabu (28/10/2026).

KABGOR – Pemkab Gorontalo menargetkan lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) Limboto tidak hanya memiliki sertifikat keterampilan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi desa melalui pekerjaan di industri lokal maupun usaha mandiri.

Harapan itu disampaikan dalam pelaksanaan pelatihan vokasi nasional angkatan VI di Aula BLK Limboto, Rabu (28/10/2026). Program ini membekali pencari kerja lokal dengan keterampilan praktis untuk memasuki dunia kerja dan merintis usaha.

Kepala BLK Limboto, Iswan Abdul Hasan, S.IP., mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk menekan angka pengangguran terbuka sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha mandiri di Kabupaten Gorontalo.

“Pelatihan ini disiapkan sebagai modal nyata peserta memasuki dunia kerja maupun membuka lapangan usaha mandiri di lingkungannya masing-masing,” ujar Iswan.

Sebanyak 64 warga mengikuti pelatihan yang terbagi dalam empat bidang, yakni pembuatan kue dan roti, tata rias, menjahit busana dengan mesin, serta operator komputer. Setiap bidang diikuti 16 peserta.

Menurut Iswan, materi pelatihan berbasis kompetensi tersebut diarahkan pada praktik terapan agar peserta memiliki bekal keterampilan yang dapat digunakan setelah menyelesaikan program.

Dengan pendekatan itu, peserta diharapkan tidak hanya mengandalkan peluang kerja formal, tetapi juga mampu memanfaatkan keterampilannya untuk membuka jasa atau usaha rumahan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Program pelatihan vokasi ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Ketenagakerjaan. Peserta tidak dikenai biaya pelatihan dan memperoleh modul, bahan baku praktik, konsumsi harian, seragam, uang saku harian, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Selama masa pelatihan, peserta mengikuti kegiatan dari Senin hingga Sabtu. Pembelajaran tersebut difokuskan pada penguasaan keterampilan sesuai bidang masing-masing sebagai bekal memasuki pasar kerja.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap lulusan program ini dapat terserap di industri lokal atau merintis usaha mandiri di desa masing-masing. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh di BLK diharapkan memiliki manfaat ekonomi bagi peserta dan lingkungan sekitarnya.

Pelatihan angkatan VI tersebut dibuka oleh Iswan yang mewakili Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Transmigrasi, dan Naker Kabupaten Gorontalo, Dr. Sumanti Maku.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO