ADV Honda

Reaksi Wagub Idah Syahidah Saat Sidak Menu MBG di SMA Negeri 1 Suwawa

112
×

Reaksi Wagub Idah Syahidah Saat Sidak Menu MBG di SMA Negeri 1 Suwawa

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat meninjau pelaksanaan MBG di SMA Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Jumat, (9/10/2026).

GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie melakukan inspeksi mendadak penyajian Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (9/10/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan sekaligus mendorong inovasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.

Dalam peninjauan tanpa pemberitahuan itu, Idah mengapresiasi menu masakan olahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polres Buludawa di bawah naungan Kepolisian Daerah Gorontalo yang dinilai sangat berkualitas.

“Alhamdulillah, dari informasi guru-guru, SPPG yang setiap hari menyajikan makanan di sekolah ini menunya selalu bagus,” kata Idah usai melihat langsung porsi makanan yang disajikan.

Ia menilai porsi sajian sangat mencukupi dengan potongan ayam yang besar. Pengelolaan anggaran sepuluh ribu rupiah per porsi terbukti mampu menghasilkan makanan layak jika dikelola secara baik.

Kualitas sajian di SMA Negeri 1 Suwawa diharapkan menjadi contoh bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi lain. Apalagi pengawasan Badan Gizi Nasional kini semakin ketat terhadap keamanan pangan.

Badan Gizi Nasional memberlakukan sistem penilaian bintang berbonus untuk unit pelayanan berprestasi. Sebaliknya, penyajian di bawah standar terancam sanksi penurunan penilaian hingga penutupan izin operasional pelayanan.

Oleh karena itu, setiap unit pengolah wajib menjaga kebersihan serta keamanan pangan sejak proses masak hingga pengiriman. Guru juga diminta membantu mengawasi kerapian penutupan ompreng wadah makanan.

Selain kualitas, Idah mendorong peluang uji coba sistem pelayanan prasmanan di Gorontalo. Model tersebut dinilai memberi kebebasan bagi para siswa untuk mengambil porsi sesuai kebutuhan masing-masing.

“Tidak menutup kemungkinan Gorontalo juga bisa menerapkan model MBG prasmanan. Kita perlu mencoba dan melihat bagaimana pelaksanaannya,” ujar Idah menekankan pentingnya pengawasan.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO