ADV Honda

27 Ribu Pengunjung Padati PESONA-SERLIGO 2026, Transaksi UMKM Tumbuh Pesat

31
×

27 Ribu Pengunjung Padati PESONA-SERLIGO 2026, Transaksi UMKM Tumbuh Pesat

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama pemenang lomba yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo dibeberapa kategori dalam rangka pelaksanaan PESONA-SERLIGO 2026, yang berlangsung dari tanggal 19-22 Juni 2026. (Foto – Nova Diskominfotik).
Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

DIGIMEDIA.ID – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi daerah, ditandai naiknya transaksi UMKM pada kegiatan PESONA-SERLIGO 2026 sebesar 41,7 persen.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Budaya Limboto itu menjadi bagian dari rangkaian dukungan terhadap PENAS XVII yang digelar pada 19 hingga 22 Juni 2026.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Selama empat hari pelaksanaan, PESONA-SERLIGO 2026 mencatat nilai transaksi UMKM dan pelaku usaha syariah mencapai Rp1,66 miliar.

Jumlah tersebut meningkat 41,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi indikator menguatnya daya beli masyarakat selama event berlangsung.

Tidak hanya transaksi, jumlah pengunjung juga mengalami lonjakan signifikan hingga 27.306 orang atau naik sekitar 300 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 154 UMKM dan pelaku usaha syariah dari berbagai sektor, mulai dari fesyen, kerajinan, hingga olahan pangan bersertifikat halal.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengatakan peningkatan tersebut tidak lepas dari tingginya partisipasi masyarakat dan peserta PENAS dari berbagai daerah.

“Tahun ini pelaksanaan PESONA-SERLIGO merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pelaksanaan PENAS XVII,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, lonjakan pengunjung menjadi bukti kegiatan ini tidak hanya menarik masyarakat lokal, tetapi juga peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menilai capaian tersebut menunjukkan UMKM daerah semakin berkembang dan naik kelas.

“Kenaikan penjualan lebih dari 40 persen menunjukkan UMKM kita semakin naik kelas,” kata Idah.

Ia juga mengingatkan pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk serta mendorong percepatan sertifikasi halal bagi UMKM yang belum memilikinya.

Menurutnya, hal itu penting untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Meski kegiatan telah ditutup, Taman Budaya Limboto tetap akan difungsikan sebagai ruang promosi UMKM selama rangkaian PENAS XVII berlangsung.

Kehadiran Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo Bambang Satya Permana turut menandai penutupan resmi kegiatan tersebut.(*)

UMGO