ADV Honda

PLTMH Poduwoma Hampir Rampung, Bakal Produksi 52 Juta kWh per Tahun

311
×

PLTMH Poduwoma Hampir Rampung, Bakal Produksi 52 Juta kWh per Tahun

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau pembangunan PLTMH Poduwoma di Bone Bolango, Minggu (8/2/2025).
Banner Artikel Pilihan

DIGIMEDIA.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau pembangunan PLTMH Poduwoma di Desa Poduwoma, Bone Bolango, Minggu (8/2/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Idah didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Tri Handoko serta disambut Direktur PT Bone Bolango Energi Suhariyaman Pateda bersama jajaran manajemen.

Idah menegaskan kehadirannya bukan agenda resmi maupun inspeksi mendadak, melainkan bentuk kepedulian pribadi terhadap potensi daerah dan keberadaan proyek strategis nasional di Bone Bolango.

“Saya datang tanpa surat dan bukan sidak. Ini murni karena kepedulian saya terhadap Bone Bolango yang memiliki potensi luar biasa,” kata Idah.

Ia juga menanggapi adanya aksi penolakan terhadap pembangunan PLTMH yang dinilainya perlu disikapi dengan pemahaman utuh mengenai manfaat jangka panjang bagi daerah.

Idah juga menekankan peran penting PLTMH Poduwoma dalam mengurangi ketergantungan pasokan listrik Gorontalo dari Sulawesi Utara sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah.

“PLTMH ini harus dituntaskan dan berhasil. Gorontalo selama ini masih bergantung pada pasokan listrik dari Sulawesi Utara. Dengan hadirnya PLTMH, ketergantungan itu bisa dikurangi dan ketahanan energi daerah akan semakin kuat,” tegas Idah.

Pemerintah daerah berkewajiban mengawal proyek strategis nasional serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, termasuk melaporkan hasil kunjungan kepada Gubernur Gorontalo.

Sebagai informasi, PLTMH Poduwoma memanfaatkan aliran Sungai Bone dengan kapasitas terpasang 2 × 4,95 megawatt dan estimasi produksi energi mencapai 52,68 juta kWh per tahun.

Pembangkit ini menggunakan dua unit turbin Kaplan sumbu vertikal dengan total kapasitas 9,9 megawatt dan diharapkan segera beroperasi untuk menopang kebutuhan listrik Gorontalo.(Doe)