Scroll Untuk Tutup Iklan
BMR

Wali Kota Kotamobagu Hadiri Perayaan Binarundak di Motoboi Besar

184
×

Wali Kota Kotamobagu Hadiri Perayaan Binarundak di Motoboi Besar

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara saat berfoto bersama dengan masyarakat Kelurahan Motoboi Besar, di perayaan Hari Raya Binarundak,. (Foto istimewa).
  • Editor : Lita Widjaya
  • Kontributor : Tito Lantapon

DIGIMEDIA.ID – Wali Kota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, menghadiri perayaan hari raya binarundak (nasi Bulu) dan bersilaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Kedatangan Tatong didampingi oleh Camat Kotamobagu Timur, Kori Manoppo, serta beberapa kepala lingkungan se-Kelurahan Motoboi Besar. Selama perayaan, masyarakat berkumpul bersama dan membakar nasi jaha dengan menggunakan sabut kelapa.

Binarundak adalah tradisi yang dilakukan oleh Suku Mongondow di Kotamobagu, Sulawesi Utara, setelah Idulfitri. Tradisi ini awalnya dibuat oleh para warga yang mudik dari perantauan seperti dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan daerah lain.

Hidangan khas nasi jaha yang dimasak dalam batang bambu menjadi pusat dari tradisi binarundak. Nasi jaha memiliki cita rasa jahe yang kuat dan gurih dari santan.

Binarundak sendiri adalah ajang reuni dan silaturahmi para warga Kotamobagu yang merantau ke luar kota dan kembali ke kampung halaman saat lebaran.

Dengan mengikuti binarundak, para perantau akan berkumpul setelah berpisah sekian lama lalu membakar nasi jaha bersama-sama sambil bermaaf-maafan sebelum kembali ke perantauan.

Tradisi binarundak bukan hanya sekadar tradisi biasa, tetapi telah menjadi ikon Kotamobagu. Bahkan pada tahun 2014, pemerintah meresmikan Tugu Binarundak setinggi 18 meter di Jalan Teuku Umar, Motoboi Besar, sebagai simbol dari pentingnya tradisi ini bagi masyarakat Kotamobagu.(Lita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO