Scroll Untuk Tutup Iklan
Kab Bone Bolango

Wabup Merlan Mendorong Keterwakilan Perempuan dalam Politik

102
×

Wabup Merlan Mendorong Keterwakilan Perempuan dalam Politik

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Merlan Uloli pada kegiatan Forum Diskusi Perempuan dan Politik (Perspektif Adat dan Agama), di Yiladia Rumah Dinas Wakil Bupati Bone Bolango, Selasa (30/5/2023). (Arsip Pemkab Bonbol)

DIGIMEDIA.ID- Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli, telah menyuarakan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesetaraan gender dan meningkatkan keterwakilan perempuan, terutama di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Dalam sebuah kegiatan Forum Diskusi Perempuan dan Politik dengan tema “Perspektif Adat dan Agama”, di Yiladia Rumah Dinas Wakil Bupati Bone Bolango, Selasa (30/5/2023).

Merlan Uloli, yang juga merupakan Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bone Bolango, berbicara tentang keinginannya untuk memberikan kontribusi yang signifikan kepada kaum perempuan di wilayah tersebut. Ia mengakui bahwa keterwakilan perempuan di lembaga legislatif dan dunia politik secara umum masih sangat minim.

Merlan mengungkapkan harapannya bahwa diskusi semacam ini dapat membuka pemikiran dan hati serta memberikan ruang yang luas bagi kaum perempuan. Menurutnya, ketimpangan dan kurangnya peran serta perempuan dalam kehidupan sosial secara keseluruhan menghambat kemajuan pembangunan nasional.

Dalam pandangan Merlan, kemajuan perempuan adalah prasyarat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia karena separuh penduduk adalah perempuan. Ia menekankan bahwa jika kualitas perempuan rendah, maka secara keseluruhan kualitas manusia juga akan rendah.

Merlan, yang juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bone Bolango, menggarisbawahi pentingnya memberikan ruang dan peluang yang besar bagi perempuan agar kontribusi mereka dapat maksimal. Ia percaya bahwa perempuan dan laki-laki memiliki potensi yang saling melengkapi di berbagai bidang.

Merlan juga menyoroti rendahnya angka keterwakilan perempuan di lembaga legislatif, termasuk di DPRD Bone Bolango, di mana hanya terdapat satu anggota perempuan dari total 25 anggota. Hal ini, menurutnya, berdampak pada kebijakan terkait kesetaraan gender dan ketidakmampuan dalam merespons masalah-masalah utama yang dihadapi oleh perempuan.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bone Bolango, Abdul Wahab Hadju, dalam laporannya menjelaskan bahwa Forum Diskusi Perempuan dan Politik ini bertujuan untuk mewujudkan dan mensukseskan program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. Kegiatan ini melibatkan berbagai tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh budaya, dan organisasi wanita.

Dengan adanya forum diskusi ini, diharapkan akan tercipta kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya peran perempuan dalam politik serta keterlibatan pemerintah, agama, dan adat dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Kabupaten Bone Bolango. (Ane)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO