Scroll Untuk Tutup Iklan
Ekonomi

Sekdaprov Gorontalo Dorong Dinas Pangan Siapkan Grand Plan Hadapi Krisis Pangan

517
×

Sekdaprov Gorontalo Dorong Dinas Pangan Siapkan Grand Plan Hadapi Krisis Pangan

Sebarkan artikel ini
Sekdaprov Gorontalo Sofian Ibrahim memberikan sambutan pada Pertemuan Koordinasi Aksi Kesiapsiagaaan dan Penanggulangan Krisis Pangan Tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2023, bertempat di hotel city mall, Jumat (22/12/2023). (Foto: Adri)

DIGIMEDIA.ID – Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim, mendorong Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo untuk menyiapkan perencanaan (grand plan) yang baik.

Hal ini bertujuan untuk menghindari penumpukan stok komoditas dan penurunan kualitas, serta memastikan pendistribusian kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
ADV
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

“Antisipasi dan penganganan krisis pangan merupakan permasalahan kompleks yang disebabkan oleh banyak faktor, sehingga dukungan berbagai program dan kegiatan dari pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mengantisipasinya,” kata Sofian,-

Saat menghadiri Pertemuan Koordinasi Aksi Kesiapsiagaaan dan Penanggulangan Krisis Pangan Tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2023, yang digelar di Hotel Grand Q, Rabu (22/12/2023).

Sofian juga mengingatkan para pedagang untuk menampung hasil produksi masyarakat, sesuai dengan tiga arahan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada tanggal 20 Juni 2023.

Tiga arahan tersebut adalah peningkatan produksi komoditas pangan besar-besaran berdasarkan karakter masing-masing daerah, memastikan offtaker akan menampung hasil produksi, serta membuat grand plan yang baik.

“Hal tersebut harus menjadi dasar untuk pemerintah kita dalam mengambil langkah-langkah konkret dengan mulai menyusun grand plan kesiapsiagaan krisis pangan,” ujar Sofian.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo Ramdan Pade mengatakan, pihaknya membutuhkan data dan informasi yang berkualitas untuk membuat kajian terhadap kesiapsiagaan pangan.

Oleh karena itu, ia meminta kerja sama dan koordinasi dari seluruh pihak terkait untuk menyediakan data yang dibutuhkan.

“Data tersebut akan sangat menentukan hasil akhir dari kajian. Olehnya, dibutuhkan kerja sama dari stakeholder terkait.”

“Seperti Dinas Pertanian, Diskumperindag, BPS, Bapppeda, BPBD, BMKG, dan yang lainnya. Nantinya hasil kajian hasil kajian kesiapsiagaan akan digunakan sebagai bahan pertimbangan kebijakan di bidang pangan,” tutur Ramdan.

Pertemuan Koordinasi Aksi Kesiapsiagaaan dan Penanggulangan Krisis Pangan Tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2023 diikuti oleh sejumlah pejabat terkait, seperti Kepala Bappeda,-

Kepala BPBD, Kepala BMKG, Kepala BPS, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Diskumperindag, serta perwakilan dari Bulog, TNI, Polri, dan organisasi masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO