ADV Honda
ADV KTG

Pimpin Apel Kerja di Dinas PUPR-PR Bone Bolango, Wabup Merlan Singgung Masalah Kedisiplinan

518
×

Pimpin Apel Kerja di Dinas PUPR-PR Bone Bolango, Wabup Merlan Singgung Masalah Kedisiplinan

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Apel Kerja di Lingkungan Dinas PUPR-PR Bone Bolango, Selasa (11/7/2023).
JADWAL IMSAQIYAH
Memuat jadwal...
Sponsor CV SINAR KRIDA | Dealer Motor Honda Gorontalo

DIGIMEDIA.ID – Wabup Merlan S. Uloli mengungkapkan keinginannya agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bone Bolango berubah menjadi lebih baik. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Kerja di Lingkungan Dinas PUPR-PR Bone Bolango.

Menurut Wabup Merlan, teguran yang diberikan kepada ASN merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang.

Honda Video Banner

Ia menjelaskan bahwa jika tidak memberikan teguran, maka itu artinya tidak peduli terhadap kemajuan dan kedisiplinan ASN. Sebagai Wakil Bupati, tugasnya adalah mengawasi dan memastikan tingkat kedisiplinan ASN tetap terjaga.

Merlan juga menyadari bahwa menjadi ASN saat ini tidaklah mudah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ASN untuk mensyukuri tanggung jawab mereka terhadap kinerja.

Wabup Merlan saat memimpin Apel Kerja di Lingkungan Dinas PUPR-PR Bone Bolango, Selasa (11/7/2023).

Ia menekankan bahwa ASN harus taat pada aturan yang telah ditetapkan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Wabup Merlan mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya disiplin ASN di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia menyatakan bahwa beberapa OPD bisa menjaga disiplin dan melaksanakan apel dengan baik, namun ada juga yang masih sulit.

Merlan menegaskan bahwa ASN digaji oleh negara dan sebagai balasannya, mereka harus taat pada aturan yang berlaku.

Dirinya juga menegaskan bahwa niatnya untuk merubah Bone Bolango menjadi dua kali lebih baik bukanlah sekadar kata-kata.

Ia menekankan bahwa niat tersebut harus dijiwai dan diwujudkan melalui tindakan nyata. Wabup Merlan menyadari bahwa ada pihak yang menyentilnya dengan asumsi bahwa tindakannya yang keras dikaitkan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Namun, ia mengklarifikasi bahwa hatinya tidak bisa berubah karena ia selalu ingat janji yang diucapkan saat dilantik dan amanah yang harus dijalankan.(Lia)