ADV KTG
ADV KTG

PAD Provinsi Gorontalo 2025 Melonjak 122 Persen, Ditopang Tarif Pajak Baru

61
×

PAD Provinsi Gorontalo 2025 Melonjak 122 Persen, Ditopang Tarif Pajak Baru

Sebarkan artikel ini
UMGO
10
Rapat pimpinan evaluasi penyerapan anggaran di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (8/1/2026) yang dipimpin Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail didampingi Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie dan Sekdaprov Sofian Ibrahim. (Foto : Valen)

Kunjungi Juga Channel Kami

Google Icon Google News

DIGIMEDIA-ID – Pendapatan Asli Daerah Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2025 melonjak hingga 122 persen, didorong penerapan tarif pajak baru yang bertahap dan menjaga stabilitas sosial.

Capaian tersebut dibahas dalam rapat pimpinan evaluasi APBD di Aula Rumah Jabatan Gubernur, dipimpin Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah.

Secara keseluruhan, penyerapan APBD Provinsi Gorontalo 2025 mencapai 92,67 persen, dengan realisasi fisik 96,55 persen dan keuangan menunjukkan kinerja pelaksanaan program yang baik.

Hingga akhir Desember, pendapatan daerah terealisasi 106,86 persen, bahkan berpeluang masuk lima besar nasional, ditopang optimalnya PAD serta penyaluran transfer pusat.

Selain PAD, seluruh dana transfer dari pemerintah pusat tersalurkan optimal mencapai 101 persen, sementara belanja daerah terealisasi 92,51 persen dan sebagian kegiatan dilanjutkan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo berhasil melewati tahun anggaran 2025 dengan kinerja yang dinilai stabil dan menggembirakan, meski dihadapkan pada tantangan fiskal yang cukup berat.

Kondisi tersebut tidak menghalangi pemerintah daerah untuk tetap menjalankan berbagai program prioritas yang dinanti masyarakat.

Miming sepanjang 2025, tekanan fiskal menjadi tantangan utama, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah.

Namun, Pemprov Gorontalo mampu merespons situasi tersebut dengan memastikan program-program strategis tetap berjalan, sehingga ekspektasi publik terhadap kinerja pemerintah dapat terpenuhi.

Keberhasilan tersebut turut ditopang oleh capaian pendapatan daerah yang melampaui target serta pengelolaan belanja yang lebih efisien.

“Paling tidak bagi saya adalah kita semua ini membangun spirit, menjaga momentum semangat untuk kita masuk ke 2026,” ungkap Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Kamis (8/1/2026).

Kombinasi ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas fiskal daerah sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Dengan capaian tersebut, tahun 2025 dipandang sebagai periode yang berhasil dilalui dengan baik dan memberikan dampak positif.

Hasil ini menjadi modal awal untuk memasuki tahun 2026, baik dari sisi kinerja anggaran maupun semangat kolektif seluruh jajaran pemerintahan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo pun menempatkan capaian 2025 sebagai momentum untuk membangun optimisme dan memperkuat semangat kerja bersama.

Dengan menjaga konsistensi dan kepercayaan publik, Pemprov optimistis mampu menghadapi tantangan baru dan melanjutkan pembangunan daerah secara berkelanjutan di tahun mendatang.(*)