ADV KTG
ADV KTG

Muhammadiyah Gorontalo Gembleng Kader Lewat Baitul Arqam dan Pelatihan Instruktur

56
×

Muhammadiyah Gorontalo Gembleng Kader Lewat Baitul Arqam dan Pelatihan Instruktur

Sebarkan artikel ini
UMGO
10
Muhammadiyah Gorontalo membuka Baitul Arqam dan Pelatihan Instruktur sebagai upaya memperkuat ideologi dan kualitas kader berkemajuan.

Kunjungi Juga Channel Kami

Google Icon Google News

DIGIMEDIA.ID – Muhammadiyah Gorontalo membuka kegiatan Baitul Arqam dan Pelatihan Instruktur sebagai upaya strategis memperkuat ideologi dan kualitas kader, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Masjid Darul Arqam dan diinisiasi oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Muhammadiyah Gorontalo.

Agenda pembinaan tersebut mengusung tema Transformasi SDM Muhammadiyah Gorontalo Melalui Penguatan Ideologi dan Peningkatan Kualitas Kader Berkemajuan.

Program ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 1 Februari 2026, bertepatan dengan 10–13 Sya’ban 1447 Hijriah.

Ketua Panitia Pelaksana, Djafar Asyari, menyampaikan kegiatan ini dirancang sebagai ruang strategis pembentukan kader yang kuat secara ideologis dan kompeten menghadapi tantangan zaman.

“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi proses pembentukan kader yang adaptif, berkarakter, dan siap membawa Muhammadiyah tetap relevan dan berkemajuan,” ujarnya.

Menurut Djafar, Baitul Arqam dan Pelatihan Instruktur menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan Muhammadiyah Gorontalo dalam menjaga kualitas sumber daya insani.

Penguatan nilai persyarikatan dipandang menjadi fondasi utama agar kader mampu merespons dinamika sosial secara bijak dan solutif.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada aspek konseptual, tetapi melahirkan kader yang mampu mengaktualisasikan ideologi Muhammadiyah dalam kerja nyata.

Sementara itu, Wakil ketua pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bidang Perkaderan Drs. Yusnan J. Ekie, M.Pd., menegaskan pentingnya kader sebagai penopang utama keberlangsungan persyarikatan.

Ia menilai Baitul Arqam memiliki peran vital dalam menjaga ruh perjuangan serta kesinambungan nilai-nilai ideologi Muhammadiyah.

“Keberlangsungan Muhammadiyah sangat ditentukan oleh kualitas kadernya,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah Gorontalo berharap lahir kader berideologi kokoh yang mampu mengimplementasikan nilai persyarikatan secara nyata di tengah masyarakat.

Sehingga dengan penguatan ideologi dan peningkatan kualitas sumber daya insani, Muhammadiyah Gorontalo optimistis menjaga kesinambungan gerakan berkemajuan di tingkat lokal dan nasional.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Dr. Salahudin Pakaya, M.H.

Selain itu, hadir jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Provinsi Gorontalo, serta Direktur RS Siti Khadijah Kota Gorontalo beserta jajaran.(*)