DIGIMEDIA.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong petani lokal menjadi penyangga utama pemenuhan bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis tahun 2026.
Keberhasilan Program MBG, menurutnya, sangat bergantung pada ketahanan pangan daerah yang mampu menyediakan pasokan beras, ayam, telur, protein nabati, sayur, dan rempah setiap hari.
“Pasokan ini harus siap dan berkelanjutan. Kita tidak bisa bergantung pada daerah lain, sementara Gorontalo memiliki potensi besar dari sisi iklim dan kondisi alam,” Katanya.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dialog RRI Gorontalo yang digelar secara virtual, Rabu (7/01/2026).
Idah menilai komoditas hortikultura seperti kentang, wortel, dan terong sangat memungkinkan dikembangkan, sehingga petani lokal perlu dilibatkan agar tidak hanya menjadi penonton.
Selain petani, keterlibatan organisasi perempuan dan rumah tangga juga didorong melalui pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan yang mendukung kebutuhan keluarga sekaligus memasok MBG.
“Pernah ada pemberian ayam KUR lewat program NKRI beberapa tahun lalu. Nah ini yang kita ingin lihat, apakah berhasil? apakah masyarakat mampu mengembangkan usaha ini? karena kalau dari pemerintah, tentunya sudah menjebatani,” tegas idah.
Selain itu Ia juga optimistis keterlibatan aktif dari petani lokal akan membuat Program Makan Bergizi Gratis 2026 berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo.(*)



Google News











