Scroll Untuk Tutup Iklan
Kab Bone Bolango

Kakanwil Kemenag Gorontalo Tinjau Masjid dan KUA Terdampak Proyek Waduk di Bone Bolango

434
×

Kakanwil Kemenag Gorontalo Tinjau Masjid dan KUA Terdampak Proyek Waduk di Bone Bolango

Sebarkan artikel ini
Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Dr. H. M. Muflih B. Fattah, M.M bersama tim Bimas Islam Kemenag melakukan kegiatan koordinasi percepatan progres penyelesaian Ruislag di wilayah Kabupaten Bone Bolango, Selasa (14/11/2023).

DIGIMEDIA.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo M. Muflih B. Fattah melakukan kunjungan ke Masjid dan KUA Terdampak Proyek Waduk di Bone Bolango, Selasa (14/11/2023).

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi percepatan progres penyelesaian Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) atau Ruislag di wilayah tersebut.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Dalam kunjungan ini, Kakanwil didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha Mahmud Y. Bobihu, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Asrul Lasapa, dan Kepala Kantor Kemenag Bone Bolango Sabara K. Ngou.

Kakanwil M. Muflih mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk perhatian Kemenag terhadap kondisi rumah-rumah ibadah dan gedung KUA yang terkena dampak proyek pembangunan waduk raksasa.

Ia berharap proses penyelesaian Ruislag dapat segera diselesaikan secara administrasi dan ganti rugi dari pemerintah dapat segera diberikan.

“Kita ingin melihat langsung sudah sejauh mana proses penyelesaian Ruislag di wilayah ini..”

“Alhamdulillah semua telah dipersiapkan semoga semuanya berjalan lancar. Saya berharap beberapa bangunan masjid yang lama dan gedung KUA bisa digantikan,..”

“Dengan masjid baru yang lebih bagus lagi sehingga umat bisa melaksanakan ibadah di masjid yang ada di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango ini,” ujarnya.***

Baca Juga  Posko Terpadu Pelayanan Dokumen Masyarakat Miskin Bone Bolango Mulai Beroperasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Honda