Scroll Untuk Tutup Iklan
Ekonomi

Fima Agustina Ajak Pengrajin Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Produksi Karawo

255
×

Fima Agustina Ajak Pengrajin Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Produksi Karawo

Sebarkan artikel ini
talkshow dalam rangka Hulonthalo Art dan Craft Festival tahun 2023, bertempat di Grand Palace Convention Center, Minggu (17/9/2023). (Foto : Sheila)

DIGIMEDIA.ID – Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Fima Agustina, memberikan dorongan untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat talkshow Hulonthalo Art dan Craft Festival tahun 2023, yang diselenggarakan di Grand Palace Convention Center pada Minggu (17/9/2023).

Fima Agustina menekankan bahwa UMKM merupakan jenis usaha ekonomi produktif yang bisa dimiliki oleh individu atau perusahaan, dan harus mematuhi ketentuan yang ada dalam undang-undang No.20 tahun 2008.

Menurut Fima, modal yang diperlukan untuk Usaha Mikro biasanya mencapai Rp1 miliar, belum termasuk aset tanah dan bangunan tempat usaha. Sedangkan, pendapatan tahunan yang bisa dihasilkan berkisar antara Rp2 miliar.

Sementara itu, Usaha Kecil membutuhkan modal usaha mulai dari Rp1 miliar hingga Rp5 miliar, dengan hasil penjualan tahunan yang bisa mencapai Rp15 miliar.

“Kalau usaha menengah biasanya membutuhkan modal usaha lebih dari lima miliar, itu belum termasuk tanah dan tempat usaha. Kalau hasil penjualan tahunan lebih dari Rp15 miliar atau paling banyak Rp50 miliar” tambahnya.

Fima Agustina juga memberikan penjelasan tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai program pemerintah yang menyediakan pembiayaan kredit dengan suku bunga yang rendah untuk mendukung pelaku UMKM. Program KUR ini memberikan dana untuk modal kerja dan investasi.

Terakhir, Fima Agustina mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas dan jumlah produksi mereka.

Khususnya bagi pengrajin karawo, ia mendorong mereka untuk tidak hanya menjadi pengrajin, tetapi juga belajar menjadi penyulam kain karawo.

“Kami berharap para pengrajin terus meningkatkan keterampilan mereka. Jangan hanya menjadi pengrajin, tapi juga belajar menjadi penyulam kain karawo. Kami akan memberikan dukungan penuh untuk ini,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO