DIGIMEDIA.ID – Gerakan Pangan Murah Bersubsidi yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Utara bersama Dinas Ketahanan Pangan Kotamobagu berlangsung meriah dengan tingginya partisipasi warga sejak pagi hari.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang biasanya memicu lonjakan kebutuhan bahan pokok.
Seluruh komoditas strategis yang disediakan, mulai dari beras premium, minyak goreng, gula pasir, hingga bawang merah dan bawang putih, habis diborong masyarakat dalam waktu singkat, menandai tingginya kebutuhan pangan terjangkau menjelang akhir tahun.
Data penjualan menunjukkan beras premium Dua Merpati sebanyak 4.000 kilogram, minyak goreng Tropical sebanyak 324 liter, gula pasir 490 kilogram, bawang putih 43 kilogram, dan bawang merah 85 kilogram ludes terjual dalam waktu 3 jam.
GPM bersubsidi ini juga disebut sebagai langkah nyata pemerintah dalam meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga di pasar lokal yang kerap bergejolak selama momentum hari besar keagamaan.
Kolaborasi pemerintah provinsi dan kota ini diharapkan mampu menjaga pasokan tetap aman dan memberikan akses yang lebih luas terhadap komoditas pangan bagi seluruh warga Kotamobagu menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.(*)



Google News











