ADV Honda

Adhan Semprot OPD hingga Lurah, Penanganan Banjir di Kota Gorontalo Dinilai Lambat

231
×

Adhan Semprot OPD hingga Lurah, Penanganan Banjir di Kota Gorontalo Dinilai Lambat

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegur jajaran OPD, camat, dan lurah terkait lambatnya penanganan banjir di sejumlah wilayah Kota Gorontalo.

DIGIMEDIA.ID – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, melontarkan teguran keras kepada jajaran OPD, camat, hingga lurah terkait lambatnya penanganan banjir di sejumlah wilayah Kota Gorontalo.

Teguran itu disampaikan Adhan saat rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) yang berlangsung pada Ahad (17/5/2026).

Adhan menilai penanganan banjir di kawasan Heledulaa Selatan, Heledulaa Utara, dan Moodu belum berjalan maksimal.

Ia mengaku justru mengetahui kondisi banjir dari laporan masyarakat melalui pesan WhatsApp setelah kembali dari Jakarta.

Menurut Adhan, persoalan banjir tidak boleh dipandang sebelah mata karena menyangkut keselamatan dan kebutuhan warga terdampak.

Ia menegaskan pemerintah harus hadir memberikan solusi, mulai dari evakuasi hingga penyediaan tempat pengungsian yang layak.

“Jangan pandang enteng bapak dan ibu, karena sebagaimana selalu saya katakan bahwa kita ini telah sepakat untuk mengurus rakyat,” tegas Adhan dalam rapat tersebut.

Adhan juga mengingatkan bahwa musibah banjir merupakan kondisi yang tidak diinginkan masyarakat sehingga pemerintah wajib memikirkan kebutuhan mereka.

Selain OPD, Adhan turut menyoroti peran camat dan lurah agar lebih aktif turun langsung ke lapangan.

Ia meminta aparat wilayah tidak hanya bangga dengan jabatan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

Menurutnya, koordinasi penanganan bencana harus berjalan cepat tanpa menunggu instruksi langsung dari kepala daerah.

Adhan berharap seluruh jajaran lebih sigap menghadapi situasi darurat, terutama pada musim penghujan yang masih berlangsung di Kota Gorontalo.(*)